logo-untag-surabaya

Developed By Direktorat Sistem Informasi YPTA 1945 Surabaya

logo-untag-surabaya
logo-untag-surabaya

Detail Berita

Prodi Psikologi Untag Surabaya Berhasil Raih Dana Inovasi Modul Digital Kemenristekdikti

Program studi Psikologi Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya berhasil mendapat Bantuan Dana Pengembangan Inovasi Modul Digital (IMD) 2021 dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) Mei lalu. Hal ini tertuang dalam surat Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kemenristekdikti nomor 2220/E2/PB.03.00/2021. Proposal inovasi modul digital prodi Psikologi Untag Surabaya terpilih dari 250 proposal yang mengajukan ke Kemenristekdikti dengan perolehan hibah dana sejumlah Rp. 48.000.000.

Seiring berkembangnya jaman, Perguruan Tinggi didorong untuk semakin mengembangkan inovasi pembelajaran yang sesuai dengan pemanfaatan teknologi. Digitalisasi sumber belajar dan pemanfaatan teknologi dalam proses pembelajaran menjadi bagian yang terintegrasi dalam upaya mencetak generasi yang kompeten dan sesuai zaman. Adanya program Inovasi Modul Digital bertujuan untuk mendorong setiap dosen berbagai perguruan tinggi di Indonesia menciptakan modul digital.

Niken Titi Pratitis, S.Psi., M.SI., Psikolog., ketua tim mengucap syukur atas prestasi yang diperoleh. “Tentu saja senang, kemudian surprised juga,” kata Niken saat diwawancara melalui telepon, Jumat (11/6). Bersama dua dosen lainnya, Eben Ezer Nainggolan, S.Psi, SH., M.Si, M.Kn, Psikolog dan Suhadianto, S.Psi., M.Psi. Psikolog, mereka mengusung proposal dengan tajuk “Pengembangan Inovas Modul Digital Statistik Dasar Korelasi Product Moment”.

Ide yang dimiliki Niken dan tim berawal dari kurangnya minat mahasiswa terhadap mata kuliah statistika Psikologi. “Pertimbangan pertama, agar menarik dan tidak membosankan, harus diberikan sedemikian rupa agar inovasinya ada,” jelasnya. Selain itu, dengan adanya program blended learning yang sudah terlaksana di Untag Surabaya, modul pembelajaran mahasiswa juga berbentuk digital. Namun dirasa kurang inovatif dan maksimal.

Melalui modul digital ini, Niken dan tim membuat perancangan modul digital yang lebih aktraktif dan inovatif. Dia menggunakan media visual grafis, video animasi serta video interaktif. “Kami juga memanfaatkan media podcast, semacam tanya-jawab dan contoh tayangan. Jadi bukan hanya one-way tapi two way,” papar Niken. Modul ini nantinya berisi beberapa materi mengenai penjelasan umum statistika dasar, korelasi parametri, korelasi product moment, pelatihan excel, pelatihan SPSS dan evaluasi. Niken menambahkan, “modul yang ada kalau bisa ditanam dan hanya dibuka melalui Elitag (E-Learning Untag) sehingga akan lebih optimal, jadi mahasiswa bisa betul-betul belajar. Karena kalau hanya mendownload, belum tentu dipelajari”. (ua)



PDF WORD PPT TXT