logo-untag-surabaya

Developed By Direktorat Sistem Informasi YPTA 1945 Surabaya

logo-untag-surabaya
logo-untag-surabaya

Detail Berita

Implentasi MBKM, Wira Desa Himarsita Gandeng Warga Desa Simoketawang

Hasil inovasi olahan buah kelengkeng oleh tim Wira Desa Himpunan Mahasiswa Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya (Himarsita) berhasil menarik perhatian Istri Bupati Sidoarjo - Sa’adah Ahmad Muhdlor Ali yang hadir dalam Aksi sosial peduli Covid-19 pada Senin, (27/9). Aksi di Desa Simoketawang ini juga dihadiri oleh Kelompok Asuhan Mandiri (Asman), Guk dan Yuk Sidoarjo, dan Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Simo Djojo Makmur.

Aksi yang diinisiasi oleh Tim Wira Desa Untag Surabaya ini berhasil ‘memamerkan’ hasil olahan buah kelengkeng dari kolaborasi Tim Wira Desa dengan Bumdes Simo Djojo Makmur dan kelompok Asman. Tim Wira Desa ini sendiri diketuai oleh Benny Triatmaja dan diampu oleh Dosen Pembimbing Bapak Febby Rahmatullah Masruchin, S.T., M.T. serta dibantu oleh 7 mahasiswa lainnya.

Kolaborasi antara Tim Wira Desa dengan Bumdes Simo Djojo Makmur dan kelompok Asman tersebut disambut antusias oleh warga Desa Simoketawang. Salah satu programnya adalah pendampingan pembuatan olahan makanan dari buah kelengkeng berupa sirup, selai dan kopi biji kelengkeng. Inisiasi ini selain untuk mengembangkan potensi perekonomian juga untuk mengembangkan inovasi warga.

Tak hanya itu, inovasi lainnya dari Tim Wira Desa adalah dengan mengolah daun dari pohon kelengkeng menjadi souvenir atau cinderamata yang nantinya dapat dijadikan oleh-oleh khas dari Desa Simoketawang. Bukan hanya pendampingan cara pengolahan buah dan daun, Tim Wira Desa juga membuat desain kemasan produk tersebut sehingga hasil olahan produk yang telah berhasil dibuat siap untuk dipasarkan.

Kepala Desa Simoketawang - Moh. Zainudin Elyas menyambut baik kehadiran Tim Wira Desa Untag Surabaya. “Kami merasa beruntung telah dibantu untuk membuat inovasi olahan kelengkeng, yang nantinya dapat mengembangkan potensi Desa Simoketawang sebagai Desa Wisata Kampung Kelengkeng yang diimpikan oleh warga. Semoga (Tim Wira Desa) bisa membuat rancangan kawasan wisata,” tuturnya. “Semoga kerja sama ini tidak putus sampai pendampingan produk saja, namun juga hingga pendampingan pemasaran dan branding,” harap Zainudin.

Saat ditemui di Kantor Humas Untag Surabaya, Febby selaku Dosen Pembimbing menyebutkan, timnya melaksanakan program Wira Desa hingga bulan November. “Target kami adalah Kampung Klengkeng bisa punya unit usaha dan produk,” sebutnya. Tak hanya pengembangan potensi desa, lanjut Febby, “Pengembangan area wisata juga akan dibantu desain.” Dia berharap, “Semoga unit usaha dan produk yang telah kami kembangkan ini bisa difasilitasi lebih lanjut oleh pemerintah kabupaten atau provinsi terkait dengan pemasaran maupun pengembangan produk.” (ist/um/rz)



PDF WORD PPT TXT