Developed Direktorat Sistem Informasi

Hubungi Kami di 031-5931800

Detail Berita

YPTA Surabaya Tetapkan 2 Wakil Rektor UNTAG Surabaya Baru

Sebagai upaya untuk mendorong percepatan kinerja dan kualitas pelayanan, Yayasan Perguruan 17 Agustus 1945 (YPTA) Surabaya menambah Wakil Rektor III Universitas 17 Agustus 1945 (UNTAG) Surabaya. Berdasarkan Surat Keputusan YPTA Surabaya No. 225/Y-A/Og/IV/2019 menetapkan Dr. IGN Anom Maruta, MM. sebagai Wakil Rektor I serta SK YPTA Surabaya No. 225/Y-A/Og/IV/2019 menetapkan Dr. Ir. Muaffaq A. Jani, M.Eng. sebagai Wakil Rektor III. Dengan reformasi ini maka Wakil Rektor I fokus membidangi akademik. Adapun bidang SDM dan keuangan menjadi tanggung jawab Wakil Rektor II - Dr. Abdul Halik, MM. Sedangkan tugas Wakil Rektor III adalah di bidang kemahasiswaan, alumni dan kerjasama.

Hal tersebut disampaikan oleh Rektor UNTAG Surabaya Dr. Mulyanto Nugroho, MM., CMA., CPA. Saat ditemui di ruangannya pada Selasa, (8/5) dia mengatakan, “Penambahan Wakil Rektor menjadi 3 orang ini merupakan tuntutan dari AIPT A yang kita raih. Kita harus maju lebih kencang, misalnya saja 60.000 alumni yang belum maksimal kita tangani. Padahal dengan jejaring alumni yang tersebar di seluruh Indonesia kita bisa menjaring mahasiswa lebih banyak lagi.” Apalagi menurutnya kegiatan akademik tidak seperti dahulu yang konvensional, “Sekarang semua serba terawasi secara online oleh DIKTI termasuk data tentang alumni. Karenanya, jika ingin maju semua harus mau diberi target.”

Hal senada disampaikan oleh Wakil Rektor I - Dr. IGN Anom Maruta, MM., “Adanya ekspansi ini untuk percepatan. Kami semua harus bisa mengejar target Rektor.” Terkait bidang akademik dia mengatakan bahwa dirinya memiliki peranan penting dalam implementasi tri dharma perguruan tinggi, perkuliahan, percepatan penelitian, karya ilmiah, hingga teknologi pembelajaran. “Dalam jangka pendek kami akan membenahi data yang ada di DIKTI. Karena baru belajar mengakses data secara online maka ada sedikit hambatan. Di samping itu kami akan menggenjot kuantitas karya ilmiah dosen dan pembelajaran berbasis blended learning.”

Adapun dalam jangka panjang, Anom akan berupaya agar seluruh program studi di lingkungan UNTAG Surabaya bisa terakreditasi A mengingat UNTAG Surabaya secara AIPT telah terakreditasi A. “Ke depan kami akan mengarahkan tri dharma perguruan tinggi untuk mendukung akreditasi. Di samping itu kami berharap akan mempunyai prodi asuh berdasarkan saran dari DIKTI sebagai hak dan kewajiban perguruan tinggi unggul terakreditasi A. Prodi asuh ini akan dimulai semester depan dan tentunya dengan menjamin mutu unggul berdasarkan standar penjaminan mutu internal,” tutup Anom. (um/aep)

Login dengan Username dan password Siakad Anda