Developed Direktorat Sistem Informasi

Hubungi Kami di 031-5931800

Detail Berita

Wakil Rektor 1 Untag Surabaya Pimpin Upacara Hari Kebangkitan Nasional

Memperingati Hari Kebangkitan Nasional yang ke-111, civitas akademika Untag Surabaya melangsungkan upacara bendera, Senin (20/5). Meski bertepatan dengan bulan puasa, upacara yang berlangsung di Lapangan Parkir Utara Untag Surabaya itu berjalan dengan khidmat. Seluruh jajaran baik dosen, tenaga pendidik, hingga beberapa pengurus Organisasi Kemahasiswaan Untag Surabaya ikut serta dalam pelaksanaan upacara. Namun, berbeda dengan upacara biasanya, kali ini Wakil Rektor (Warek) I Untag Surabaya yang baru, Dr. IGN Anom Maruta, MM., memimpin langsung jalannya upacara.

Dalam peringatan Hari Kebangkitan Nasional kali ini mengangkat tema “Bangkit untuk Bersatu.” Bertujuan untuk terus memelihara, menumbuhkan dan menguatkan jiwa nasionalisme kebangsaan kita sebagai landasan dasar dalam melaksanakan pembangunan, menegakkan nilai-nilai demokrasi berlandaskan moral dan etika berbangsa dan bernegara, mempererat persaudaraan untuk mempercepat terwujudnya visi dan misi bangsa kita ke depan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Sambutan Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) yang dibacakan oleh Warek I Untag Surabaya mengingatkan kembali masyarakat akan Persatuan Indonesia melalui Sumpah Palapa yang diucapkan oleh Mahapatih Gajah Mada. Sumpah Palapa tersebut merupakan embrio paling kuat bagi janin persatuan Indonesia. Peringatan Hari Kebangkitan Nasional kali ini sangat relevan jika dimaknai dengan teks Sumpah Palapa. Indonesia berada dalam situasi pasca-pesta demokrasi yang menguras energi dan emosi sebagian besar masyarakat. Kita mengaspirasikan pilihan yang berbeda-beda dalam pemilu, namun semua pilihan pasti diniatkan untuk kebaikan bangsa. Oleh sebab itu tak ada maslahatnya jika dipertajam dan justru mengoyak persatuan sosial.

Semangat gotong royong masyarakat juga merupakan salah satu nilai kearifan lokal Indonesia yang patut dipupuk kembali. Meski kita gali dari kearifan nenek-moyang kita yang telah dipupuk selama berabad-abad, namun sejatinya jiwa gotong-royong bukanlah semangat yang sudah renta. Sampai kapanpun semangat ini akan senantiasa relevan, bahkan semakin mendesak sebagai sebuah tuntunan zaman yang sarat dengan berbagai perubahan.

Dalam akhir sambutan, Menkominfo mengajak untuk memaknai peringatan Hari Kebangkitan Nasional yang ke-111 ini dengan memperbarui semangat gotong-royong dan kolaborasi, sebagai warisan kearifan lokal yang akan membawa kita menuju kejayaan di pentas global. (ua/aep)

Login dengan Username dan password Siakad Anda