logo-untag-surabaya

Developed By Direktorat Sistem Informasi YPTA 1945 Surabaya

logo-untag-surabaya
logo-untag-surabaya

Detail Berita

Untag Surabaya Tuan Rumah Gerakan #1000StartupDigital

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) RI menggandeng Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya roadshow Gerakan #1000StartupDigital pada Sabtu, (31/7). Roadshow tersebut digelar di 20 kota di Indonesia secara virtual. Kampus Merah Putih dipilih menjadi tuan rumah untuk roadshow di Kota Surabaya. Tak kurang dari 350 mahasiswa hadir dalam webinar. Dengan tema ‘Membangun Negeri Sejuta Potensi’, roadshow dibuka langsung oleh Wakil Rektor 3 Untag Surabaya, Dr. Ir. Muaffaq A. Jani, M.Eng.

Dalam sambutannya, Muaffaq mengatakan bahwa masa pandemi Covid-19 justru menjadi momentum bagi mahasiswa untuk mengembangkan bisnis. “Mahasiswa perlu memberi solusi pada permasalahan di masyarakat melalui pengembangan startup,” katanya. Dia menambahkan, “Apalagi sekarang startup sudah menerapkan teknologi informasi menerapkan core bisnis.” Menurut Dosen Fakultas Teknik ini mahasiswa perlu mengubah mindset menjadi digital, “Startup harus bisa menggantikan opsi konvensional, misalnya di bidang transportasi, Go-Jek yang menggantikan ojek pangkalan.

Hal senada disampaikan oleh Analis Data dan Informasi Kemkominfo RI - Titah Wulandari bahwa pemerintah terus berupaya mengembangkan ekonomi digital melalui startup. “Upaya tersebut didukung dengan inisiasi Gerakan #1000StartupDigital sejak 2016 agar startup saling terkoneksi satu sama lain dan berkolaborasi dengan melihat potensi daerah masing-masing,” terangnya. Titah menyebutkan bahwa pada 2020 roadshow digelar virtual di 17 kota dan merilis 1.260 startup, “Harapannya bisa melahirkan ekositem yang kolaboratif dan inklusif, sehingga startup di pelosok nusantara memiliki peluang yang sama.”

CEO dan Founder Jahitin.com - Asri Wijayanti tampil sebagai pemateri pertama. Dia menuturkan bahwa startup miliknya dirintis saat masih berkuliah, “Awalnya minder karena gak punya gelar. Niat awal cuma mau belajar dan ternyata lolos.” Kesulitan mencari penjahit, tuturnya, menjadi latar belakang Jahitin.com, “Waktu SMP dan pas kuliah susah cari penjahit untuk seragam keluarga. Apa jumlah penjahit yang kurang, ternyata banyak banget. Tapi mereka tidak terkoneksi karena tempat kurang strategis.” Asri yang merupakan alumni Gerakan #1000StartupDigital angkatan pertama bersyukur bisa menemukan potensi penjahit dan menghubungkan mereka dengan pelanggan.

Roadshow juga menghadirkan CEO PT. AP Global Solusindo - Anang Pramono, S.Kom., MM., CSRP. Tak hanya menjawab permasalahan, menurutnya startup perlu terus mengembangkan model bisnis, “Apalagi akan ketemu funding investor, mereka butuh model bisnis yang jelas sebagai dasar yang menjelaskan bagaimana sebuah bisnis menghasilkan keuntungan.” Dia menegaskan pentingnyaa kreativitas, “Banyak hal yang bisa dieksplor mengenai potensi, tidak harus menggunakan bisnis model yang sama. Startup harus bisa menjelaskan bagaimana sebuah produk diproduksi hingga sampai ke tangan pelanggan.”

Pemilihan Untag Surabaya sebagai tuan roadshow Gerakan #1000StartupDigital, sebut Anang, merupakan pilihan tepat mengingat konsistensi Kampus Merah Putih dalam mendampingi startup para mahasiswa. “Misalnya akhir Juni lalu, digelar webinar startup melalui kerja sama dengan Pemerintah Kota Surabaya,” terang dosen yang menjabat Ketua Bidang 2 PPIK Untag Surabaya. Dia menerangkan, “Kami juga membantu mengembangkan startup mahasiswa melalui coaching.” Terbukti, pada Juni lalu Kitchen Partner sebagai salah satu startup mahasiswa Untag Surabaya menjadi Juara Favorit dalam kompetisi wirausaha International Business Idea Youthpreneur in Action 2021. (um)



PDF WORD PPT TXT