Developed Direktorat Sistem Informasi

Hubungi Kami di 031-5931800

Detail Berita

Untag Surabaya Terima 18 Mahasiswa Program PERMATA SAKTI

Melalui daring, Jumat (25/9), Rektor Untag Surabaya, Dr. Mulyanto Nugroho, MM., CMA., CPA., menerima 18 mahasiswa program PERMATA SAKTI. “Selamat bergabung menjadi bagian Kampus Merah Putih selama satu semester mendatang. Kami berbangga menerima Anda semua,” sambut Nugroho. Kegiatan yang terlaksana melalui platform telekomunikasi ini menjadi agenda pembukaan Program Pertukaran Mahasiswa Tanah Air Nusantara Sistem Alih Kredit dengan Teknologi Informasi (PERMATA SAKTI) Untag Surabaya.

Perdana sejak tahun ini, Untag Surabaya berpartisipasi dalam program PERMATA SAKTI besutan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi melalui Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan. Salah satu tujuannya untuk meningkatkan wawasan kebangsaan, integritas, solidaritas serta wadah perekat kebangsaan antar mahasiwa se-Indonesia melalui pembelajaran antar budaya. Program PERMATA SAKTI terlaksana melalui kerjasama antara perguruan tinggi se-Indonesia. Kerjasama pendidikan tersebut memberikan peluang bagi pendidikan tinggi nasional untuk saling meningkatkan mutu, memperluas akses, dan memperkuat jejaring antar perguran tinggi secara nasional.

“Kegiatan utamanya adalah proses pembelajaran dan ekstrakurikuler,” tutur Dr. Harjo Seputro, ST., MT., ketua penanggung jawab program PERMATA SAKTI Untag Surabaya. Program yang sejalan dengan kebijakan Kemendikbud tentang program Merdeka Belajar dan Kampus Merdeka di Perguruan Tinggi. Dalam program ini, Untag Surabaya menawarkan 5 Mata Kuliah Unggulan, yakni Arsitektur Berkelanjutan, Teknik Temu Kembali Informasi, Technopreneurship, Pengembangan Sistem Cerdas, dan Perilaku Konsumen. “Selain mata kuliah unggulan, disini juga terdapat ekskul bertema wawasan nusantara, cinta tanah air dan potensi bangsa Indonesia,” urai Harjo. Terhitung 18 mahasiswa dari Perguruan Tinggi Mitra yang mengikuti pertukaran mahasiswa di Untag Surabaya. 18 mahasiswa tersebut berasal dari Universitas De La Salle Manado, Universitas Kristen Indonesia Paulus Makassar, Institut Transportasi dan Logistik Trisakti, Universitas Muhammadiyah Kendari dan Universitas Bina Insani.

Menjadi perwakilan peserta PERMATA SAKTI, Alfian Nur Kholiluddin, mahasiswa Universitas Bina Insani Bekasi, berterimakasih atas kesempatan yang didapat. “Saya berterimakasih pada Untag Surabaya karena telah menerima kami pada program PERMATA SAKTI,” ungkapnya. Dengan adanya program ini, ia bersyukur mampu berkesempatan mengenal perbedaan budaya hingga tatananan komunikasi yang ada di PT lain. Sementara itu, PIC Program Permata Sakti dari Institut Transportasi dan Logistik Trisakti, Basri Fahriza menuturkan, “kami sangat senang sekali dengan adanya progam ini untuk dapat saling belajar mengenal kampus lain dan mempererat hubungan mahasiwa antar Perguruan Tinggi. Tidak ada border antar PT satu sama lain.”

Selain menerima mahasiswa, atau dikenal dengan istilah inbound, Untag Surabaya juga melakukan outbond atau mengirim 26 mahasiswa mengikuti program serupa. Hal ini disampaikan oleh Wiwin Widiasih, ST., MT., Kepala Bagian Kerjasama dan Urusan Internasional (BKUI) Untag Surabaya. “Dari 9 LLDIKTI yang dibagi menjadi 3 wilayah, kita wilayah tengah bertukar dengan wilayah barat dan timur,” ungkapnya. Hingga saat ini, lanjut Wiwin, beberapa mahasiswa Untag Surabaya sudah melangsungkan proses pembelajaran di Universitas tujuan masing-masing. (ua)

Login dengan Username dan password Siakad Anda