Developed Direktorat Sistem Informasi

Hubungi Kami di 031-5931800

Detail Berita

UNTAG Surabaya Siap Buka Fakultas Kedokteran

Kamis, (11/7) Universitas 17 Agustus 1945 (UNTAG) Surabaya menerima kunjungan dari Prof. Dr. R. Agus Sartono, Deputi Bidang Pendidikan dan Agama Kementrian Koordinator Pembangungan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia. Kunjungan bertempat di Meeting Room Gedung Prof. Dr. Ruslan Abdulghani ini guna membahas kesiapan UNTAG Surabaya untuk membuka fakultas baru, yakni Fakultas Kedokteran. Rektor UNTAG Surabaya-Dr. Mulyanto Nugroho, MM., CMA., CPA. mengatakan bahwa FK menjadi mimpi Kampus Merah Putih sejak lama. “Kami mendambakan FK sejak tahun 2007, sudah 12 tahun dan belum terlaksana. Barulah di tahun ini, AIPT A menguatkan tekad kami untuk mendirikan Fakultas Kedokteran,” terang Mulyanto.

Hal senada diungkapkan oleh Bendahara Yayasan; Perguruan 17 Agustus 1945 (YPTA) Surabaya-J. Subekti, SH., MM. “Fakultas Kedokteran ini menjadi mimpi sejak belasan tahun lalu. Kami sampaikan pada Prof. Dr. Ruslan Abdulghani. Apalagi kami berada pada puncak pencapaian teratas, yakni AIPT A. Maka apa pun yang terjadi kami bertekad membuka FK. Kami juga bekerjasama dengan daerah Indonesia Timur. Tujuannya agar anak-anak di sana bisa belajar hingga menjadi dokter dan kembali ke daerah untuk mengabdi.” Tak hanya itu, untuk mendukung pengajaran, FK telah menjalin kerjasama dengan berbagai rumah sakit. “UNTAG Surabaya siap mendirikan Fakultas Kedokteran,” tegas Subekti.

Sekretaris Pelaksana LLDIKTI Wilayah VII Dr. Widyo Winarso, M.Pd. yang turut hadir dalam kunjungan menyambut baik dibukanya Fakultas Kedokteran di UNTAG Surabaya. “Kami baru saja menyambut gembira atas hasil AIPT yang membanggakan bagi UNTAG Surabaya. Program studi Kedokteran ini memang membutuhkan banyak aspek, 6 kali lipat dari prodi lain. Bukan hal yang mudah. UNTAG Surabaya harus siap dari sisi SDM dan sarana prasarana untuk mewujudkan cita-cita yang luhur dan luar biasa.”

Pada kesempatan yang sama Dekan Fakultas Kedokteran-dr. Poerwadi, SpB., SpBA(K) mengaku siap untuk membuka FK. “Kami terpanggil untuk mendirikan FK adalah minimnya dokter di tengah jumlah penduduk yang terus meningkat, di mana 1 dokter melayani 1.430 pasien. Indonesia Timur menjadi pilihan karena masih banyaknya penyakit endemik,” paparnya. Menurut Poerwadi FK UNTAG Surabaya akan berfokus pada 3 kajian, yakni: kedokteran tropik, penyakit metabolik dan generik serta manajemen bencana. Terkait kesiapan pendirian Fakultas Kedokteran, Ir. Bantot Sutriono, M.Sc selaku Ketua Tim Pembangunan FK menuturkan timnya sudah siap, “Secara prasarana kami sudah siap. Elemen ruang sangat memadai. Kami membutuhkan 6-7 bulan pembangunan.”

Menanggapi kesiapan pembukaan Fakultas Kedokteran, Prof. Dr. R. Agus Sartono-Deputi Bidang Pendidikan dan Agama Kementrian Koordinator Pembangungan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia menyatakan, “Ini sudah sangat siap. Artikulasi dan dokumentasi menjadi penting dalam proses awal ini. Fokus Indonesia Timur dalam Fakultas Kedokteran ini saya rasa sudah lebih dari cukup.” Kepada seluruh hadirin, dia berpesan, “Ketika kita mempunyai mimpi maka harus bisa segera berjalan. Harus dibuat time schedule  yang baik. Jika Juli sudah siap maka Agustus sudah jalan. Kesiapan pendaftaran mahasiswa dan segala dokumen lainnya sudah bisa disiapkan. Sehingga tak perlu menunggu gedung.” Kunjungan ditutup dengan peninjauan ruang kelas Fakultas Kedokteran, dilanjutkan dengan kunjungan ke Rumah Sakit Haji Surabaya. (um/aep)

Login dengan Username dan password Siakad Anda