logo-untag-surabaya

Developed By Direktorat Sistem Informasi YPTA 1945 Surabaya

logo-untag-surabaya
logo-untag-surabaya

Detail Berita

Untag Surabaya Sambut 336 Mahasiswa Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka

Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya menyambut 336 mahasiswa dari seluruh Indonesia dalam program Pertukaran Mahasiswa Merdeka (PMM), Sabtu (4/9). Kegiatan terlaksana melalui platform telekomunikasi zoom meeting dan dihadiri oleh sejumlah pejabat struktural di lingkungan Untag Surabaya. Wakil Rektor 1 Untag Surabaya, Harjo Seputro, ST., MT., menyambut dengan hangat mahasiswa PMM angkatan pertama itu, “selamat datang di Untag Surabaya, Kampus Merah Putih”.

Untag Surabaya menjadi salah satu perguruan tinggi yang berpartisipasi dalam program dari Kemendikbudristek tersebut. Program PMM merupakan program pertukaran mahasiswa antarpulau baik dari PTN ke PTS maupun sebaliknya. Pada angkatan pertama ini, Untag Surabaya bekerjasama dengan 18 Perguruan Tinggi luar pulau Jawa. Dengan mahasiswa peserta PMM yang tersebar dari Sabang sampai Merauke itu, Harjo mengajak, “mari semangat membangun persaudaraan lintas budaya!”. Ia berpesan agar para pihak yang terlibat mampu melaksanakan program PMM ini dengan sebaik-baiknya sesuai peran masing-masing. “Bagi mahasiswa semoga bisa mengikuti dengan sungguh-sungguh sehingga tercipta profil mahasiswa yang kritis, gotong royong dan kebhinekaan,” harapnya.

Dijelaskan lebih lanjut oleh Kepala Bidang Pengembangan dan Implementasi Bentuk Pembelajaran, Wiwin Widiasih, ST., MT., program PMM merupakan bagian dari program Kampus Merdeka dan terlaksana selama satu semester. Program PMM dilaksanakan secara luring (site visit) dan sekaligus daring sehingga peserta dapat mengikuti perkuliahan di PT penerima secara luring dan di PT mitra secara daring dengan jumlah maksimum 20 SKS. Selain itu mahasiswa juga mendapat materi Modul Nusantara yang bertujuan memperkuat pengalaman kebhinekaan dengan mengenal keberagaman yang ada di kota atau kampus tujuan. “Namun karena masih pandemi, kegiatan Modul Nusantara kemungkinan besar dilakukan secara daring,” jelasnya.

Pada program PMM ini, Untag Surabaya menawarkan 63 Mata Kuliah kepada mahasiswa peserta. Beberapa mata kuliah dengan peminat tertinggi diantaranya Public Speaking, Hukum Internasional, Perancangan Perundang-undangan dan Budaya Populer Jepang. Jadwal pelaksanaannya sendiri dimulai sesuai dengan jadwal perkuliahan Untag Surabaya yakni 6 September 2021. “Harapannya untuk kegiatan angkatan pertama berjalan sukses, lancar sampai akhir semester. Rencananya tahun depan Untag Surabaya akan menambah bentuk-bentuk kegiatan Merdeka Belajar Kampus Merdeka lainnya seperti KKN Tematik, Kewirausahaan dan Studi Independen,” pungkas Wiwin.

Selain menerima mahasiswa dari Perguruan Tinggi lain, sejumlah mahasiswa Untag Surabaya juga lolos mengikuti program Pertukaran Mahasiswa Merdeka. 36 mahasiswa yang lolos tersebut terdiri dari Prodi Manajemen sebanyak 14 orang Prodi Ilmu Komunikasi sebanyak 6 orang dan Prodi Sastra Inggris sebanyak 6 orang. Selanjutnya mahasiswa Prodi Teknik Industri, Administrasi Negara dan Prodi Hukum masing-masing sebanyak 2 orang. Kemudian Prodi Administrasi Niaga, Psikologi, Sastra Jepang dan Akuntansi masing-masing sebanyak 1 orang. (ua)



PDF WORD PPT TXT