logo-untag-surabaya

Developed By Direktorat Sistem Informasi YPTA 1945 Surabaya

logo-untag-surabaya
logo-untag-surabaya

Detail Berita

Untag Surabaya Resmi Bergabung dengan Gin Gong Yuan

Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya terus memperluas jaringan kerjasama internasional. Kamis, (7/7) Viva College Semarang menggandeng Untag Surabaya sebagai salah satu dari sepuluh mitra pembentukan Gin Gong Yuan atau yang kemudian dikenal sebagai Terra Cotta School Network. Shaanxi Polytehnic Institute (SPXI) Tiongkok menjadi mitra asing dengan penandatanganan Memorandum of Understanding yang berlangsung hybrid dengan luring terbatas di Meeting Room Gedung Kantor Pusat Yayasan dan Rektorat lt. 4.

Pada kesempatan tersebut, bersama Viva College dan SPXI Tiongkok, Untag Surabaya menandatangani MoU dengan beberapa perguruan tinggi lainnya, yakni Politeknik Piksi Input Serang, Universitas Nasional Karangturi, STMIK Widya Utama dan Universitas Muhammadiyah Jember. Selain itu juga bekerja sama dengan beberapa SMK/SMA seperti SMKN 7 Bandung, SMK Katolik St. Mikael Surakarta dan SMKN 1 Jamblang. Dengan penandatanganan MoU tersebut, Untag Surabaya melalui Fakultas Vokasi berperan memberikan pelatihan sumber daya manusia antar kedua negara, Indonesia dan Tiongkok.

MoU ditandatangani langsung oleh Rektor Untag Surabaya - Prof. Dr. Mulyanto Nugroho, MM., CMA., CPA. Dalam sambutannya Prof. Nugroho mengaku bersyukur bisa menjalin kemitraan internasionalisasi dengan seluruh lembaga, terutama SPXI Tiongkok. “Dengan perkembangan Tiongkok yang sangat pesat, ini merupakan kehormatan bagi Untag Surabaya untuk berkolaborasi dengan SPXI,” katanya. Prof. Nugroho berharap, kerja sama tersebut dapat diimplementasikan dengan baik. “Penandatanganan MoU ini menjadi permulaan yang baik untuk kerja sama lima tahun mendatang. Untag Surabaya siap berkontribusi untuk pelatihan SDM kedua negara khususnya di bidang Vokasi,” harapnya.

Direktur Viva College Semarang - Dr.rer.nat. AB Susanto, M.Sc. menyebutkan bahwa kerjasama yang dijalin guna mengaktualisasikan Kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka. “SPXI menjadi mitra yang sempurna untuk implementasi MBKM. Kebijakan Merdeka Belajar menjadikan kita bisa membantu siswa dan mahasiswa belajar tanpa batas,” sebutnya. Menurutnya, kerja sama juga merupakan bentuk internasionalisasi. “Kerja sama yang dijalin menjadi stimulus bagi seluruh lembaga mitra untuk menghadapi persaingan global. Tentu diwujudkan dengan program kolaborasi,” tambah Susanto.

Kolaborasi tersebut menerima respon positif dari Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah VII Jawa Timur - Prof. Dr. Dyah Sawitri, S.E., M.M. “Aktivitas online menjadi fundamental pasca pandemi Covid-19. Namun tidak membatasi akselerasi kemajuan pendidikan di Indonesia seperti kegiatan hari ini,” ujarnya. Kerja sama internasional, lanjut Prof. Dyah, diharapkan bisa menambah daya saing lulusan. “SPXI bisa menjadi mitra untuk mobilisasi kualitas SDM untuk melahirkan generasi yang kompeten. Semoga institusi pendidikan Indonesia bisa belajar dari SPXI sebagai partner internasional,” imbuhnya.

Saat ditemui di akhir kegiatan, Kepala Bidang Kemitraan Luar Negeri Badan Kerjasama Untag Surabaya - Amalia Nurul Muthmainnah, S.I.Kom., MA. menuturkan bahwa bersama Terra Cotta School Network, Untag Surabaya akan berkolaborasi di bidang peningkatan kualitas SDM. “Bentuknya berupa pertukaran mahasiswa, jadi akan ada pelatihan untuk lulusan Indonesia maupun Tiongkok. Fokusnya di Vokasi karena SPXI juga berupa Politeknik dan mitra lainnya dari SMK,” tuturnya. Amalia berharap kerjasama tersebut dapat mendukung upaya internasionalisasi Untag Surabaya. “Tentunya diwujudkan dengan Memorandum of Agreement dan Implementation Agreement, sehingga menambah international exposure bagi Untag Surabaya,” tutupnya. (um/rz)



PDF WORD PPT TXT