UNTAG SURABAYA LEPAS 289 MAHASISWA KKN NON REGULER KE LIMA KECAMATAN DI SURABAYA

Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya secara resmi menggelar Upacara Pelepasan dan Keberangkatan peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Non Reguler Semester Gasal 2025/2026, Sabtu (8/11/2025). Kegiatan yang berlangsung khidmat di Plaza Proklamasi Grha Wiyata Lantai 1 Untag Surabaya ini dihadiri oleh jajaran pimpinan universitas, dosen pembimbing lapangan (DPL), serta ratusan mahasiswa peserta KKN yang siap diterjunkan untuk mengabdi di tengah masyarakat.

Sebanyak 289 mahasiswa resmi diberangkatkan menuju lima wilayah kecamatan di Kota Surabaya, yakni Kecamatan Gayungan, Gunung Anyar, Wonokromo, Tandes, dan Pakal. Para mahasiswa akan melaksanakan pengabdian masyarakat mulai 8 November hingga 14 Desember 2025, dengan kegiatan yang berlangsung setiap akhir pekan selama enam minggu.

Ketua LPPM Untag Surabaya - Dr. Abdul Halik, M.M., dalam sambutannya menyampaikan bahwa KKN Non Reguler semester gasal tahun ini mengusung tema “Membangun Ketahanan Masyarakat: Meningkatkan Kemandirian, Kesiapsiagaan, serta Adaptasi terhadap Perubahan untuk Mewujudkan Kesejahteraan.”

“Tema ini memang cukup menantang, tetapi jika dilaksanakan dengan semangat dan kebersamaan di lapangan, saya yakin para mahasiswa mampu mewujudkannya,” ujarnya. Ia menekankan bahwa kegiatan KKN bukan hanya sekadar kewajiban akademik, tetapi juga sarana pembentukan karakter dan penguatan empati sosial mahasiswa terhadap masyarakat sekitar.

“Melalui KKN, mahasiswa belajar turun langsung menghadapi realitas sosial. Ini menjadi kesempatan untuk melatih kemampuan berpikir kritis, problem solving, dan membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat. Maka dari itu, manfaatkan waktu selama enam minggu ini sebaik-baiknya untuk memberikan dampak positif,” tambahnya.

Ia juga menegaskan bahwa pelaksanaan KKN merupakan bagian dari tanggung jawab sosial mahasiswa Untag. “KKN adalah mata kuliah wajib. Mahasiswa harus mampu berkomunikasi baik dengan masyarakat maupun dengan DPL masing-masing. Jaga nama baik almamater di mana pun berada, karena kalian membawa identitas Untag Surabaya,” pesannya.

Sementara itu, Rektor Untag Surabaya - Prof. Dr. Mulyanto Nugroho, M.M., CMA., CPA., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas semangat mahasiswa yang akan melaksanakan pengabdian di masyarakat. Menurutnya, kegiatan KKN merupakan bentuk nyata dari pelaksanaan Catur Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam aspek pengabdian kepada masyarakat.

“KKN di wilayah perkotaan seperti Surabaya menuntut kreativitas dan kepekaan sosial yang tinggi. Tantangannya berbeda dengan di desa, karena mahasiswa harus menjadi magnet yang mampu menarik partisipasi masyarakat,” tutur Prof. Mulyanto.

Ia berharap para mahasiswa dapat menyusun program kerja yang relevan dan aplikatif. “Persiapkan program yang menyentuh masyarakat, libatkan mereka dalam setiap kegiatan. Jadikan KKN ini wadah belajar yang sesungguhnya di tengah masyarakat,” pesannya.

Acara pelepasan diakhiri dengan doa bersama untuk keselamatan dan kelancaran seluruh rangkaian kegiatan KKN. Dengan semangat Patriot Merah Putih, mahasiswa Untag Surabaya siap berangkat mengabdi, berinovasi, dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat serta kemajuan Kota Surabaya. (hn)