logo-untag-surabaya

Developed By Direktorat Sistem Informasi YPTA 1945 Surabaya

logo-untag-surabaya

An Empowering & Networking University

Detail Berita

Untag Surabaya Jalin Kerjasama dengan PT. Indo Bismar Surabaya

Maraknya jiwa kewirausahaan atau entrepreneurial di era saat ini,  Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya kembali menambah jalinan kerjasama dengan Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI). Pada Selasa (20/4), Rektor Untag Surabaya-Dr. Mulyanto Nugroho MM., CMA., CPA.,  melakukan penandatanganan kerjasama atau Memorandum of Understanding (MoU) dengan PT Indo Bismar Surabaya-Dr.  H. Siswanto MM. Kegiatan yang terlaksana secara luring bertempat di Gedung Prof. Roeslan Abdul Ghani tersebut dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

Dr. Nugroho secara hangat menyambut Dr.  H. Siswanto MM yang juga alumni lulusan Doktor Ilmu Ekonomi Untag Surabaya itu. “Kami bangga dengan kerjasama ini. Ini juga menjadi bentuk pengabdian alumni untuk menjunjung tinggi almamater,” ungkapnya. Lebih lanjut Dr. Nugroho menjelaskan arus persaingan global menjadi tantangan Perguruan Tinggi dalam memenuhi permintaan industri akan lulusan yang berkualitas. Adanya kebijakan Merdeka Belajar: Kampus Merdeka (MBKM), dibutuhkan sinergi antara Perguruan Tinggi dengan DUDI. Disampaikan oleh Dr. Nugroho, “sama seperti kerjasama yang lainnya, kami tidak mau hanya signing saja, harus ada activity”. Hal yang sama juga disampaikan oleh owner PT. Indo Bismar Surabaya, Dr. H. Siswanto, MM. Pihaknya menawarkan berbagai program yang harapannya akan lebih ditindaklanjuti. “Harapannya ending-nya bisa sinergi langsung, sinergi betul supaya terbukti betul kerjasamanya,” pungkasnya.

Dalam sesi diskusi, Kepala Bagian Kerjasama dan Urusan Internasional (BKUI), Wiwin Widiasih, ST., MT., mengatakan adanya penandatanganan kerjasama kali ini meningkatkan mitra kerjasama dengan DUDI. “Adanya MBKM, maka peran DUDI sangat dibutuhkan oleh dunia Pendidikan,” katanya. Dalam kerjasama ini mencakup Tri Dharma Perguruan Tinggi, yakni bidang peneltian yang dilakukan oleh dosen dan mahasiswa serta pengabdian masyarakat dengan melakukan sumbangsih berupa teknologi tepat guna. Selain itu, Wiwin menyebutkan sebagai tindak lanjut MBKM, program magang juga menjadi salah satu poin kerjasama. “Progam magang dilakukan selama satu semester atau 6 bulan, jadi konversi SKS nya akan lebih banyak,” paparnya.

Selain itu, Wiwin menambahkan, sebagai perusahaan yang bergerak dalam bidang telekomunikasi serta beberapa usaha lainnya, PT. Indo Bismar Surabaya lebih lanjut bisa bekerjasama dengan berbagai program studi (prodi) yang ada di Untag Surabaya. Untag Surabaya juga berharap adanya program praktisi mengajar di kampus sebagai salah satu capaian Indikator Kinerja Utama (IKU). Menutup diskusi, Wiwin menuturkan, “semoga kerjasama ini bisa membawa berkah dan manfaat bagi kita semua”. (ua/rz)



PDF WORD PPT TXT