logo-untag-surabaya

Developed By Direktorat Sistem Informasi YPTA 1945 Surabaya

logo-untag-surabaya
logo-untag-surabaya

Detail Berita

Untag Surabaya Alokasikan 1,4 Milyar untuk Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) melakukan penandatanganan kontrak Penugasan Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Pendanaan Perguruan Tinggi Tahun 2022 pada Kamis (28/7). Bertempat di Gedung Pusat Yayasan dan Rektorat Ballroom Lantai 6 dan dihadiri Rektor Untag Surabaya – Prof. Dr. Mulyanto Nugroho, M.M., CMA., CPA. beserta seluruh dosen yang terpilih.

Pada kesempatan ini, Rektor Untag Surabaya selain membuka kegiatan ini juga menyampaikan peranan penting untuk bersinergi oleh seluruh sivitas sehingga keberhasilan yang dimiliki Untag Surabaya akan meningkat, baik di bidang akademik maupun non akademik. “Alhamdulillah jumlah para dosen yang mendaftarkan penelitiannya meningkat pesat dan tahun ini juga terdapat peningkatan alokasi dana penelitian dan pengabdian masyarakat, harapannya semoga dengan disalurkannya dana hibah internal ini mampu meningkatkan riset dan inovasi Untag Surabaya,” sambutnya.

Untag Surabaya secara internal mengalokasikan dana Rp 1,432 Milyar yang disalurkan kepada 136 judul proposal. Ketua LPPM – Aris Heri Andriawan, S.T., M.T. menuturkan, “Pada Tahun 2022 Untag Surabaya mengalokasikan dana Rp 1,432 Milyar, meningkat 10% dari tahun sebelumnya sebesar Rp 1,3 M. Dana ini disalurkan kepada 136 judul proposal yang terdiri Rp 822 Juta untuk proposal penelitian dan sebesar Rp 610 Juta untuk proposal pengabdian masyarakat,” ujarnya.

Pada tahun ini, LPPM berhasil menghimpun 183 usulan proposal. “Jumlah usulan yang masuk melalui SIMLITABMAS sebanyak 114 proposal penelitian dan 69 proposal pengabdian yang kemudian diseleksi dalam dua tahap. Tahap pertama seleksi administrasi kemudian dilanjutkan tahap kedua dengan seleksi substansi yang dilakukan oleh tim reviewer LPPM.” Ditambahkan oleh Aris, LPPM Untag Surabaya menseleksi secara sungguh-sungguh dan juga melibatkan tim reviewer internal yang tergabung dalam tim reviewer nasional. “Untuk proses seleksi dilakukan secara sungguh-sungguh dan kami melibatkan ketua tim reviewer penelitian oleh Erni Puspanantasari Putri, ST.,M.Eng. sedangkan ketua tim reviewer pengabdian masyarakat oleh Dheny Jatmiko S.Hum., M.A., selain itu kami juga memiliki anggota yang tergabung dalam tim reviewer nasional yakni Dr. Ir. Wardah MM., MS.,” tambahnya.

Setelah dilakukan proses seleksi, didapat 136 judul proposal terpilih dan tersebar di berbagai kota maupun kabupaten di Jawa Timur. “Dari seleksi yang dilakukan didapat 79 proposal penelitian dan 57 proposal pengabdian masyarakat. Proposal tersebut tersebar di berbagai kota dan kabupaten di Jawa Timur antara lain Mojokerto 1 proposal, Nganjuk 2 proposal, Madiun 1 proposal, Magetan 1 proposal, Ponorogo 2 proposal, Bojonegoro 1 proposal, Tuban 1 proposal, Lumajang 1 proposal, dan sisanya tersebar di kota Surabaya, kab Sidoarjo, kab Gresik, kab Blitar,” tutur Aris.

Terkait masa berlaku kontrak, akan berlaku hingga 15 Desember mendatang. Lebih lanjut Aris berharap di tahun depan terjadi peningkatan baik dari jumlah riset dan pengabdian masyarakat maupun pendanaannya sendiri. “Harapannya di tahun depan adanya kenaikan dari sisi nilai maupun pendanaan tidak hanya dari perguruan tinggi, terutama bagi dosen yang memasuki tahun terakhir pengajuan hibah diharapkan bisa meningkatkan kelas dalam perolehan hibah dari kementerian,” harapnya. (am/rz)



PDF WORD PPT TXT