Developed Direktorat Sistem Informasi

Hubungi Kami di 031-5931800

Detail Berita

Undang Owner Jokopi dan Jank Jank Kupas Entrepreneur Muda Kreatif dan Inovatif

Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UNTAG Surabaya mengadakan Seminar Millenial, Rabu (6/11). Mengangkat tema “Menciptakan Entrepreneur Muda, Kreatif dan Inovatif di Era Milenial”, BEM FEB sengaja mengundang narasumber yang berpengalaman dibidangnya: Jazila Maksum (Owner Jokopi), Ken Dimas (Owner Jank Jank ) dan perwakilan BFI Finance.

“Kita melihat dijaman sekarang anak muda banyak yang berbisnis, akhirnya kami mencari pemateri yang produk mereka lagi gencar-gencarnya diminati oleh anak muda,” terang Sinta Damayanti, Ketua Pelaksana Seminar Milenial. Sinta juga mengaku mendapat dukungan penuh dari Dekan FEB UNTAG Surabaya-Dr. Slamet Riyadi, MM. “Beliau merasa bangga dan menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan kesempatan yang tidak boleh dilewatkan,” akunya.

Saat ini, konsumsi terbesar masyarakat Indonesia memang banyak digunakan untuk pembelian makanan dan minuman. Hal tersebut, menjadikan produk makanan dan minuman menjadi lahan bisnis yang cukup menjanjikan. Dari sudut pandang itu, BEM FEB melihat kedua bisnis produk makanan dan minuman itu menjadi trandsetter yang saat ini banyak diminati masyarakat dengan inovasi penjualan yang dimiliki. “Semoga Seminar Millenial ini mampu menciptakan entrepreneur muda yang kreatif dan inovatif,” harap Sinta.

Seminar Milenial menjadi salah satu agenda kegiatan dari rangkaian Economic Fair 2019 yang diinisiasi oleh BEM FEB itu. Sebelumnya BEM FEB UNTAG Surabaya menyelenggarakan turnamen futsal untuk siswa SMA/ SMK se-Surabaya. “Alhamdulillah kemarin banyak peserta yang ikut. Ada 6 sekolah dengan 10 tim,” terang Sinta.

Lebih lanjut, mahasiswa Semester 5 itu menjelaskan bahwa agenda rangkaian Economic Fair 2019 merupakan agenda akhir periode BEM FEB UNTAG Surabaya. “Dua tahun lalu ada, cuma tahun kemarin sempat ditiadakan karena beberapa alasan,” ungkapnya. Kedepan ia berharap agenda serupa akan diadakan kembali. “Tapi memang butuh kerjasama semua panitia, karena memang benar untuk mensukseskan acara butuh kerjasama tim. Nanti, kan, jadi sebuah kebanggaan kalau bikin acara, pesertanya mendapat apa yang mereka jarapkan. Jadinya puas,” terangnya. (ua)

Login dengan Username dan password Siakad Anda