Developed Direktorat Sistem Informasi

Hubungi Kami di 031-5931800

Detail Berita

Tim Peneliti Untag Berikan Berkas Penelitian Kinerja Layanan Polrestabes, Hasil: Cukup Memuaskan

Pada Kamis (17/9) siang, Tim Universitas 17 Agustus (Untag) Surabaya kembali melakukan kunjungan di Kantor Kepolisian Wilayah Kota Besar Surabaya. Kampus Merah Putih diwakili Wakil Rektor 1 Untag Surabaya, Dr. IGN Anom Maruta, MM., Kepala Bagian Kerjasama dan Urusan Internasional (BKUI), Wiwin Widiarsih, ST., MT dan tim peneliti dari Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Untag Surabaya. Kunjungan kali ini dalam rangka Penyerahan Laporan Akhir Hasil Penelitian Pengukuran Kinerja Indeks Tata Kelola Online Polrestabes Surabaya.

Sejak Juni lalu, Untag Surabaya telah melakukan penandatangan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Polrestabes Surabaya. Implementasi dari MoU tersebut adalah keterlibatan Untag Surabaya sebagai peneliti eksternal Indeks Tata Kelola Online Polrestabes Surabaya. Kegiatan ini merupakan salah satu bukti nyata peran Lembaga pendidikan dalam mengembangkan kerjasama dan melakukan kegiatan sesuai dengan Tridharma Perguruan Tinggi. Dalam kerjasama ini, tim peneliti dari LPPM Untag Surabaya diketuai oleh Aris Heri Andriawan, ST., MT dengan anggota Eko April Ariyanto, S.Psi., M.Psi., Dheny Jatmiko, S.Hum., M.A., dan Sayidah Aulia ul Haque, S.Psi., M.Psi., Psikolog.

“Mewakili Polrestabes Surabaya, kami mengucapkan banyak terimakasih kepada rekan peneliti dari Untag Surabaya,” tutur Wayan S, perwakilan Polrestabes Surabaya dalam sambutannya. Hasil penelitian yang ada, lanjut Wayan, akan digunakan sebagai acuan untuk meningkatkan kinerja layanan Polrestabes. Sementara itu, Dr. IGN. Anom Maruta, MM., berharap kerjasama yang ada tetap terjalin dengan skema kegiatan-kegiatan yang lain. Mewakili tim peneliti Untag Surabaya, Anom menyerahkan hasil cetak penelitian dengan harapan mampu menjadi menjadi dasar bagi Polrestabes Surabaya untuk melakukan evaluasi serta pengembangan inovasi selanjutnya yang bermanfaat bagi kepentingan masyarakat Surabaya. “Bukan hanya sebuah laporan akhir yang hanya sebagai dokumen, jadi kami mohon ijin bukukan agar menjadi suatu bahan untuk peningkatan dan evaluasi layanan Polrestabes kedepannya,” tuturnya.

Untuk terus meningkatkan pelayanan dan tata kelola, Polrestabes Surabaya melakukan pengukuran terhadap pelayanan dan tata kelola atau pengukuran Indeks Tata Kelola (ITK) Online Polrestabes Surabaya. Terdapat 7 (tujuh) prinsip ITK yang digunakan untuk mengukur kinerja Polrestabes Surabaya: Kompetensi, Responsivitas, Perilaku, Transparansi, Keadilan dan Akuntabilitas.

 Tim peneliti Untag Surabaya melakukan pengukuran dengan melibatkan 96 responden internal dan 97 responden eksternal. Untuk mendapatkan jumlah responden yang sesuai, tim menggunakan 2 metode pengumpulan data yaitu secara offline dan secara online. Selain menyebar data dengan kuisioner, tim peneliti melakukan Focus Group Discussion (FGD) terhadap anggota di internal kepolisian maupun stakeholder yaitu masyarakat.

Hasilnya, didapatkan presentase 81% kepuasan layanan dari sudut pandang masyarakat. Sementara responden internal mendapat presentase 85%. “Laporan ini adalah laporan yang apa adanya, tidak ada manipulasi. Jadi berdasarkan responden yang kami terima, itu yang kami olah dan menjadi narasi sebagai laporan,” ungkap ketua tim peneliti, Aris Heri Andriawan, ST., MT. Dirinya menjamin isi laporan tertulis sesuai dengan kondisi yang ada. Aris melanjutkan, “Dari hasil tersebut, kami juga sampaikan tulisan kami terkait akar permasalahan serta rekomendasi, apa saja yang harus diperbaiki sehingga mendapat kepuasan 100%.” (ua)

Login dengan Username dan password Siakad Anda