logo-untag-surabaya

Developed By Direktorat Sistem Informasi YPTA 1945 Surabaya

logo-untag-surabaya
logo-untag-surabaya

Detail Berita

Terus Tingkatkan Kualitas, Webinar Nasional Prodi Arsitek Untag Surabaya Diikuti Lebih 800 Peserta

Program Studi (Prodi) Arsitektur Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya menggelar Webinar Nasional bertajuk ‘Integrasi Kearifan Lokal dan Teknologi dalam Perancangan Arsitektur’. Acara ini diselenggrakan secara daring melalui sambungan virtual dan disiarkan langsung dalam kanal youtube HIMARSITA Untag Surabaya yang langsung dibuka oleh Ketua Gugus Penjamin Mutu (GPM) tingkat Fakultas Teknik Untag Surabaya - Muhammad Firdaus, ST., M.Kom.

Melalui Firdaus, Dekan Fakultas Teknik – Dr. Ir. H. Sajiyo, M.Kes., mengapresiasi webinar yang diselenggarakan oleh laboratorium sains, struktur, dan budaya Prodi Arsitektur. “Diharapkan kedepan akan ada lagi webinar lain, baik dalam Prodi maupun lintas Prodi guna mempertahankan kualitas Prodi Arsitek baik Nasional maupun Intenasional,” harapnya.

Ibrahim Tohir, MT. hadir sebagai moderator dalam webinar Lab Sains, Struktur dan Budaya. Acara yang diikuti oleh 845 peserta baik dari mahasiswa maupun masyarakat umum ini mengundang pemateri yang berasal dari akademisi dan praktisi arsitek. Tampil sebagai pemateri 1, Akademisi dari National University of Singapore - Prof. Johannes Widodo yang memaparkan tentang ‘Arsitektur: Tentang Manusia, bukan Teknologi’, dilanjutkan dengan pemateri 2 dengan tema ‘Sanepan Belajar Dari Yang Tersisa’ dipaparkan oleh Hari Sunarko IAI AA yang merupakan seorang praktisi arsitektur.

Hari menjelaskan, sanepan adalah sebuah bentuk komunikasi masyarakat jawa tradisional dengan memberikan tanda melalui kiasan, atribut arsitektur yang memiliki makna tertentu. Sanepan memberikan pelajaran kepada manusia melalui alam sekitar. “Proses kami mencoba menghadirkan hal hal yang pantas untuk di wujudkan dalam suatu bangunan yang saat ini, atau sebaliknya, bangunan yang lama pun kita coba kembalikan yang bisa dipakai saat ini,” ujar Hari.

Ketua pelaksana webinar lab sains, struktur, dan budaya - Febby Rachmatullah Masruchin, ST., MT. menuturkan dalam menjaga kualitas Prodi Arsitek yang sudah terakreditasi A, maka Prodi Arsitek berupaya dalam pembenahan serta peningkatan kualitas salah satunya didirikannya lab sains struktur dan budaya. “Webinar ini sebagai upaya untuk mengintegerasikan antara sains, struktrur, dan budaya yang diimplementasikan dalam pebelajaran dengan tujuan menambah pengetahuan terkait pendekatan terintegrasi antara potensi kearifan lokal dengan perkembangan teknologi yang pesat dalam rancangan arsitektur, dan dapat menambah wawasan untuk mahasiswa dan umum terkait dengan proses design yang dilakukan arsitektur professional,” paparnya.

Feby juga menyampaikan, bahwa kegiatan ini sejalan dengan visi prodi arsitek untag surabaya, terwujudnya prodi arsitektur yang unggul melalui rekayasa arsitektur kebangsaan dengan dijiwai budaya lokal dan berwawasan global serta mengedepankan kesinambungan dinamika lingkungan binaan pada tahun 2035.

Sementara itu, Kepala program studi (Prodi) Arsitektur Untag Surabaya menjelaskan dalam upaya mengembangkan Prodi Arsitek serta mengimplementasikan aturan Kemenristekdikti Nomor 3 Tahun 2020 tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi. “Untag Surabaya terus bersinergi dengan praktisi guna mengembangkan kegiatan pembelajaran yang memberikan banyak ilmu serta manfaat bagi mahasiswa dan seluruh civitas akademi,” tutur Muhammad Faisal, ST., MT.  (am/rz/kr)



PDF WORD PPT TXT