logo-untag-surabaya

Developed By Direktorat Sistem Informasi YPTA 1945 Surabaya

logo-untag-surabaya
logo-untag-surabaya

Detail Berita

SINTA, Untag Surabaya Ranking Satu PTS di Jawa Timur

Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya kembali menorehkan prestasi gemilang dengan menduduki peringkat pertama perguruan tinggi swasta di Jawa Timur untuk capaian Penghargaan Science and Technology Index (SINTA). Secara umum, Untag Surabaya menempati peringkat 7 dari 15 besar Ranking SINTA se-Jawa Timur dan urutan ke-38 tingkat nasional.

Ungkapan syukur dan terima kasih kepada sivitas akademika yang sudah bersinergi, hal ini disampaikan oleh Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Untag Surabaya - Aris Heri Andriawan, S.T., M.T. “Kami bangga dengan pencapaian ini. Berkat bentuk kerja keras dan gotong-royong semua elemen sivitas akademika Untag Surabaya,” ujarnya saat ditemui di kantornya pada Rabu, (7/9). Capaian Ranking ini merupakan bentuk apresiasi Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi terhadap konsistensi Perguruan Tinggi yang terus mendorong peningkatan publikasi dan jurnal ilmiah Internasional dengan memiliki parameter penilaian. “Utamanya adalah luaran artikel yang dipublikasikan di jurnal, saat ini LPPM sudah mengelola 15 jurnal yang terakreditasi SINTA,” sebutnya.

Aris mengatakan peraihan ranking adalah salah satu bentuk keberhasilan LPPM Untag Surabaya pada kinerja tahun 2019 hingga 2021. “Dari tahun ke tahun kami melakukan pendampingan berupa coaching dan workshop untuk mendapatkan dana hibah hingga menghasilkan luaran dan produktif. Kampus sendiri juga sudah memfasilitasi dengan berbagai pendanaan,” paparnya. Aris berharap, capaian tersebut tak lantas menjadikan pihaknya berpuas diri. “Dilihat dari tahun sebelumnya, mestinya banyak peningkatan. Capaian ini harus selalu dipertahankan dan dapat di tingkatkan,” ujar Aris yang juga sebagai Dosen Prodi Teknik Elektro.

Ditemui di tempat terpisah, Rektor Untag Surabaya - Prof. Dr. Mulyanto Nugroho, MM., CMA., CPA. Prof. Nugroho mengaku tidak menyangka atas capaian luar biasa yang di raih oleh Untag Surabaya. “Suatu capaian yang luar biasa dan membanggakan. Utamanya kepada sivitas akademika yang sudah bersinergi untuk memajukan lembaga menjadi lebih baik, apalagi SINTA ini berbasis outcome dari Tri Dharma Perguruan Tinggi,” tutur Guru Besar Akuntansi.

Selain itu, Prof. Nug, sapaan akrabnya, menegaskan bahwa capaian ini senada dengan upaya Untag Surabaya yang memacu para tenaga pendidik untuk lebih berlomba dalam mengurus jabatan fungsional ke jenjang yang lebih tinggi. “Kami mendorong dosen untuk mengurus kepangkatan, agar di Untag Surabaya menambah jumlah Lektor Kepala dan Guru Besar,” tegasnya.

Prof Nug juga menargetkan kepada sivitas akademika Untag Surabaya khususnya juga terhadap para mahasiswa untuk dapat bersinergi dalam meningkatkan luaran Tri Dharma Perguruan Tinggi. “Kita masih perlu tingkatkan outcome atau luaran Tri Dharma Perguruan Tinggi termasuk pada mahasiswa. Ke depan, seluruh mahasiswa diwajibkan membuat jurnal untuk publikasi dan diimplementasikan pada tahun depan, dengan demikian harapannya marwah pendidikan terus kami tingkatkan,” tuturnya.

Apresiasi turut disampaikan oleh Ketua Yayasan Perguruan 17 Agustus 1945 (YPTA) Surabaya - J. Subekti, S.H., M.M. “Kami bangga atas prestasi yang raih, karena capaian ini tentu tidak mudah kita dapatkan. Butuh belasan tahun untuk berjuang, mulai dari merangkak hingga saat ini” katanya. Subekti berharap, prestasi tersebut dapat menjadikan lulusan Untag Surabaya mampu bersaing di dunia kerja kelak. “Harapan kami adalah setiap lulusan mampu terserap lapangan kerja hingga menciptakan lapangan kerja. Karena outcome yang diharapkan sebuah universitas adalah lulusannya,” tutupnya. (um/rz)



PDF WORD PPT TXT