logo-untag-surabaya

Developed By Direktorat Sistem Informasi YPTA 1945 Surabaya

logo-untag-surabaya

An Empowering & Networking University

Detail Berita

Sastra Jepang Untag Surabaya Gelar Claire Romantic Fool

Himpunan Mahasiswa Sastra Jepang (Himawari) Fakultas Ilmu Budaya Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya menggelar ‘Claire Romantic Fool’. Bertempat di Marvell City Mall Surabaya, kegiatan ini digelar secara offline atas kerjasama dengan komunitas pecinta seni Jepang bernama Histora. Dalam kegiatan ini diadakan berbagai macam lomba seperti lomba cosplay, lomba coswalk dan lomba karaoke. Diadakan selama dua hari, Sabtu-Minggu (3-4/4), event ini dilaksanakan dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan secara ketat.

Saat ditemui di sela-sela kegiatan, Kepala Program Studi (Kaprodi) Sastra Jepang – Dra. Endang Poerbowati, M.Pd mengaku senang melihat antusiasme peserta. Pasalnya kegiatan ini telah ditunggu sejak lama. “Nunggu (kegiatan) ini gak hanya sekarang tapi sudah sejak tahun kemarin. Komunitas maupun mahasiswa sering minta diadakan kegiatan semacam ini,” tegasnya. Prodi Sastra Jepang Untag Surabaya cukup tersohor dengan kegiatan Jejepangan yang diadakan oleh Himpunan Mahasiswa Sastra Jepang, Himawari. Rangkaian event yang sangat menarik, salah satunya adalah Bunkasai. “Karena Prodi Sastra Jepang bisa mengadakan acara Bunkasai paling heboh, komunitas banyak yang datang. Bahkan sampai ada 1.000 lebih peserta.” lanjut Endang yang juga sebagai ketua pelaksana dari acara Claire Romantic Fool ini.

Prodi yang terkareditasi A ini juga telah bekerjasama dengan perusahaan jepang yang ternama, seperti NGO Shinju Produce Japan-Hiroshi Ono dan Ippan Zaidan Houjin Nihon Kikou bukan hanya ahli dalam menggelar acara jejepangan, seperti Bunkasai. Bunkasai merupakan acara kebudayaan Jepang di luar negeri dan biasanya diadakan oleh instansi pendidikan dengan menirukan persis Budaya Jepang. Sebagai adopsi dari budaya Indonesia, ada pesta rakyat khas Jepang dengan panggung hiburan dan bazaar yang menjual aneka makanan dan minuman khas Jepang serta permainan khas Jepang. “Kalau Bunkasai rutinitas, tiap tahun diadakan. Namun kegiatan kali ini namanya Koryu, yang juga cukup baik tanggapannya dari peserta,” ungkap Endang. Lebih lanjut Endang menjelaskan, Koryu merupakan kegiatan Jejepangan yang bekerjasama dengan berbagai komunitas. “Lebih dari 10 Komunitas yang bekerjasama dalam kegiatan ini,” imbuhnya. Antusiasme peserta juga cukup baik dengan peserta paling jauh berasal dari Jogjakarta. Kegiatan ini juga mendapat apresiasi dari berbagai kalangan, salah satunya Master Ikebana & Sadou dari Jepang – Shimizu Mikiko. “Mikiko juga memberikan speech pada kegiatan ini,” ungkap Endang. (ua/um/rz)



PDF WORD PPT TXT