Developed Direktorat Sistem Informasi

Hubungi Kami di 031-5931800

Detail Berita

Rampung Renovasi, Masjid Baitul Fikri Untag Surabaya Tampung 1100 Jamaah

Masjid Baitul Fikri Untag Surabaya selesai direnovasi. Pada Sabtu (21/11), Drs. Bambang D.H., selaku Ketua Dewan Pembina Yayasan Perguruan 17 Agustus 1945 (YPTA) Surabaya meresmikan renovasi pembangunan dengan prosesi penandatanganan prasasti Masjid Baitul Fikri Untag Surabaya. Peresmian juga ditandai dengan serah terima pembangunan masjid oleh Ketua YPTA Surabaya-Drs. Ec. Mangapul Silalahi, MM., kepada ketua Panitia Pembangunan Masjid sekaligus Kepala Pengelola Masjid-Muhammad Faisal, ST., MT.

Bambang DH menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada semua pihak YPTA maupun pengelola masjid yang telah berkontribusi dalam pembangunan masjid. Menurutnya, membenahi sarana ibadah merupakan salah satu wujud peningkatan pelayanan kepada mahasiswa dan masyarakat. “Renovasi ini juga menunjukkan penghargaan kita pada tempat ibadah,” tutur mantan walikota Surabaya ini saat memberi sambutan di halaman Masjid Baitul Fikri.

Masjid Baitul Fikri merupakan salah satu wajah dari lembaga sebab tidak hanya mahasiswa yang menggunakan fasilitas masjid untuk beribadah sholat Jumat maupun ibadah lima waktu lainnya melainkan masyarakat sekitar juga bisa memanfaatkan secara positif. Renovasi ini juga menjadi upaya lembaga mengoptimalkan pemanfaatan sarana prasarana. “Atas nama pembina mewakili dewan pembina dan pengawas mengapresiasi dan berterimakasih atas berbagai upaya untuk meningkatkan layanan,” imbuhnya.

Renovasi Masjid Baitul Fikri yang dilakukan sejak April 2020 ini meliputi  memperluas ruang utama masjid, redesign mihrab masjid hingga menambah teras luar. Ketua Panitia Pembangunan Masjid, Muhammad Faisal, ST., MT., menjelaskan  perbaikan sistem drainase dan sanitasi serta dibangun tempat wudhu dan toilet dengan konsep modern dan kekinian. Selain itu, tempat wudhu juga dipasang keran otomatis sehingga jamaah tak perlu lagi memutar keran. Bangunan masjid yang didirikan pada tahun 1994 ini, mulanya diprediksi menghabiskan waktu empat bulan dalam mengerjakan renovasi, namun adanya pandemi menyebabkan target penyelesaian menjadi mundur.

Melatarbelakangi renovasi masjid dikarenakan pertambahan jumlah jamaah dari sivitas akademika Untag Surabaya. Selain itu, peran masjid yang bukan hanya sebagai tempat ibadah melainkan juga identitas kampus menjadikan perlunya perbaikan. “Setelah dilakukan renovasi, Masjid Baitul Fikri yang sebelumnya hanya bisa menampung 500 jamaah, kini bisa menampung hampir 1100 jamaah. Mudah-mudahan ini bisa menjadi sarana bukan hanya sivitas akademika juga bisa mengakomodasi warga sekitar yang sering beribadah disini,” harapnya. Setelah diresmikan, Masjid Baitul Fikri sudah bisa kembali menampung jamaah ibadah sholat dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan sebagai antisipasi penyebaran Covid-19.(ua/rz)

Login dengan Username dan password Siakad Anda