logo-untag-surabaya

Developed By Direktorat Sistem Informasi YPTA 1945 Surabaya

logo-untag-surabaya

An Empowering & Networking University

Detail Berita

Prodi Teknologi Manufaktur Adakan Pelatihan Game Education untuk Guru

Pandemi merubah hampir setiap lini kehidupan, salah satunya Pendidikan. Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) yang semula tatap muka berubah melalui daring demi mencegah penularan virus Covid-19. Hal ini menyebabkan baik guru maupun siswa untuk beradaptasi dengan teknologi agar KBM tetap berjalan dengan baik. Guna memberikan pengajaran terbaik untuk siswa, Program Studi Teknologi Manufaktur Untag Surabaya menyelenggarakan pelatihan bagi guru SMA/SMK/MA sederajat di Jawa Timur, Sabtu (10/4) lalu. Kegiatan yang terlaksana secara daring tersebut bertajuk “Optimalisasi Pembelajaran Online Menggunakan Aplikasi Game Education dan Peningkatan Keterampilan Public Speaking”.

“Kalau kita melihat jaman pembelajaran online seperti saat ini, guru dituntut untuk melakukan proses pembelajaran secara daring. Supaya efektif, maka kita melaksanakan pelatihan ini untuk guru,” tutur Dian Setiya Widodo, ST., MT, Ketua Program Studi (Kaprodi) Teknologi Manufaktur Untag Surabaya saat diwawancara di ruangannya, Selasa (13/4). Dilanjutkan oleh Dian, kegiatan pelatihan ini menjadi bagian dari pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh Prodi Teknologi Manufaktur.

Dalam pelaksanaannya, peserta diberikan keterampilan pembelajaran aplikasi game education yang disampaikan oleh dosen prodi Teknologi Manufaktur, Yusuf Eko Nurcahyo, ST., MT. “Kemarin kami berikan pelatihan permainan edukasi. Selain itu, peserta juga kami minta untuk praktik atau penugasan agar lebih mengerti cara pengoperasiannya,” kata Dian. Pada pelatihan ini, permainan edukasi yang digunakan adalah Kahoot!, platform pembelajaran berbasis permainan berbentuk kuis pilihan ganda yang dibuat oleh pengguna dan dapat diakses melalui penjelajah web. Dian mengatakan, “ternyata tidak banyak guru yang mengetahui platform ini. Harapannya memang ini menjadi sarana agar siswa tidak bosan saat mengikuti pembelajaran daring”.

Pada kesempatan yang sama, peserta yang berjumlah 46 tersebut juga diberikan materi “Ceramah dan Bicara Efektif Dalam Forum” yang disampaikan oleh Ahmad Jabir, ST., MT. Pada sesi ini, diberikan materi bagaimana public speaking yang baik dengan output kegiatan belajar mengajar yang dilakukan oleh guru bisa lebih optimal dan tidak membuat bosan siswa. Dijelaskan oleh Dian, “pada akhir sesi acara, kami menyebar kuisioner mengenai keefektian materi yang diterima pada dua materi yang telah disampaikan. Respon dari peserta cukup baik. Bahkan banyak dari peserta berharap akan ada kegiatan serupa lagi”. (ua/rz)



PDF WORD PPT TXT