Developed Direktorat Sistem Informasi

Hubungi Kami di 031-5931800

Detail Berita

Prodi Teknik Elektro Bahas Green Energy dalam Kuliah Tamu

Kebutuhan Indonesia dan dunia akan energi baru dan terbarukan terus meningkat. Demikian yang dibahas dalam Kuliah Tamu Prodi Teknik Elektro Untag Surabaya, Sabtu, (19/12). Dengan tema ‘Green Energy for Indonesia Sustainable Development’, kuliah tamu digelar secara daring. “Kita akan menimba ilmu terkait energi baru dan terbarukan. Tentu menguntungkan dalam mempelajarinya karena bermanfaat untuk kemajuan bangsa terkait permasalahan energi,” kata Puji Slamet, ST., MT.-Ketua Prodi Teknik Elektro Untag Surabaya dalam sambutannya. Kuliah tamu yang diikuti oleh mahasiswa lintas angkatan ini dipandu oleh Dosen Santoso, ST., MT. yang merupakan Dosen Prodi Teknik Elektro Untag Surabaya.

Ir. Dicky Edwin Hindarto yang tampil sebagai pemateri pertama menyebutkan adanya peluang pekerjaan hijau (green job) di masa pandemi dan pasca pandemi, “Green job semakin menggurita seiring perkembangan energi hijau.” Menurutnya, pandemi COVID-19 membawa banyak perubahan, salah satunya konsumsi energi akibat perubahan budaya kerja salah satunya. “Misalnya penurunan kegiatan yang menimbulkan emisi sehingga permintaan terhadap energi fosil menurun. Uniknya permintaan energi terbarukan justru meningkat,” papar pria yang menjabat Advisor for Indonesia Joint Crediting Mechanism Implementation ini.

Peningkatan permintaan akan energi baru dan terbarukan tersebut, lanjut Dicky, menjadikan semakin banyak orang yang bekerja di bidang ini, “Apalagi komitmen Indonesia pada green energy melalui penurunan emisi ini melahirkan green jobs.” Pria yang aktif di bidang lingkungan, energi dan perubahan iklim ini menegaskan bahwa menjadi hijau bukan lagi pilihan, tetapi kewajiban. Dia mengajak para peserta untuk mulai kreatif dalam melihat peluang, “Kecepatan pekerjaan di bidang green itu luar biasa saat ini. Kita bisa menciptakan sendiri peluang usaha dan bisnis hijau.”

Tak ketinggalan, Drs. Sugiono, MM. juga tampil sebagai pemateri. Dia memaparkan bahwa penggunaan energi baru dan terbarukan diatur oleh berbagai peraturan pemerintah, “Misalnya untuk pembangkit listrik tenaga surya yang diatur guna keselamatan dan keamanan bagi pengguna.” Dia melanjutkan bahwa setiap Tenaga Teknik dalam usaha ketenagalistrikan wajib memiliki sertifikat kompetensi. Begitupun bidang usahanya harus tersertifikasi.

Pria yang menjabat Direktur Utama PT Sarana Dwi Makmur ini banyak membahas terkait energi terbarukan yang berasal dari sinar matahari. “Energi matahari yang diubah jadi listrik melalui solar cell. Secara umum penggunaannya baik on-grid maupun off-grid bisa mencapai 20-25 tahun, tapi pasti ada yang namanya degradasi efisiensi.” Senada dengan Dicky, Sugiono turut mengajar para peserta untuk menjadi entrepreneur di bidang energi baru dan terbarukan, “Ketika sudah paham regulasi dan ilmunya, mulailah jadi entrepreneur. Yang terpenting adalah memulai, tidak penting memulai dari tingkatan mana,” tegasnya. (um)

Login dengan Username dan password Siakad Anda