Developed Direktorat Sistem Informasi

Hubungi Kami di 031-5931800

Detail Berita

Perancangan Sistem Pengaman Motor Dengan Android melalui Bluetooth dan GPS

Sistem keamanan merupakan salah satu hal yang saat ini cukup dibutuhkan. Terlebih, tingkat kriminalitas yang semakin meningkat telah mencapai tahap yang memprihatinkan. Kondisi ini bertambah parah dengan adanya pandemi COVID-19 yang menyebabkan perekonomian di Indonesia semakin memburuk. Harga-harga kebutuhan primer yang semakin melambung bersamaan dengan banyaknya perusahaan melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) yang menambah jumlah pengangguran mengakibatkan angka kriminalitas semakin meningkat, khususnya pencurian kendaraan bermotor.

Berangkat dari kondisi tersebut, Yanis Fajar Dermawan, mahasiswa Program Studi (Prodi) Teknik Informatika Untag Surabaya merancang sistem pengaman motor dengan android melalui Bluetooth dan GPS. Menurutnya, berdasarkan angka kriminalitas yang ada, diperlukan sistem pengaman yang terintegrasi agar dapat meminimalisir terjadinya pencurian kendaraan bermotor. “Untuk kendaraan roda empat sudah memiliki sistem pengamanan yang telah dilengkapi dengan alarm sehingga dapat mencegah pencurian, namun pada kendaraan roda dua atau sepeda motor sangat jarang yang terpasang sistem keamanan sehingga tingkat keamanan terbilang sangat rentan pencurian,” urainya.

Pada rancang sistemnya, ia memadukan sistem android dengan fungsi dari mikrokontroler dari Arduino Mega 2560, module HC-05 dan Module SIM800L pada aplikasi android. Android dan Mikrokontroler Arduino Mega 2560 akan menjadi pengatur, baik masukan untuk mengakses module relay, motor servo untuk membuka kunci, menyalakan, mengunci hingga mematikan sepeda motor. Sedangkan module Bluetooth berguna untuk keamanan dari sepeda motor. Ketika sambungan Bluetooth terputus, maka sepeda motor akan otomatis mati. Module GPS sendiri pada projek ini mempunyai fungsi untuk memberitahukan letak koordinat sepeda motor yang diakses melalui module SIM800L ke aplikasi android. Aplikasi android pengaman motor ini ia beri nama “Yanis Security Solutions”.

Dari hasil percobaan yang ia lakukan, rancang sistem telah bekerja sesuai dengan yang diharapkan. Namun, masih ada beberapa permasalahan yang ada, misalnya percobaan respon pada tombol aplikasi. “Ketika diklik pencarian bluetooth dan eksekusi modul Bluetooth di Arduino, dengan delay 3-4 detik, harus berjarak 9 meter dari alat. Lebih dari itu tidak bisa menemukan jaringan Bluetooth,” jelas Yanis. Sementara untuk module relay dan aplikasi bisa dioperasikan dengan baik. Untuk pengembangan alat, Yanis menyarankan, “alat dapat dikembangkan dengan sistem yang lebih baiknya, misalnya tempat yang cocok dan aman untuk menempelkan alat tersebut.”

 

Login dengan Username dan password Siakad Anda