Developed Direktorat Sistem Informasi

Hubungi Kami di 031-5931800

Detail Berita

Penjual Software Bajakan kini Diancam Denda hingga 1 Miliar Rupiah

Para penjual software bajakan kini nampaknya harus berpikir ulang dalam melakukan aktivitasnya. Pemerintah pun kini mulai gencar dalam memerangi aksi pembajakan. Bahkan pengelola gedung tempat penjualan software bajakan bisa terancam denda yang besar mencapai angka 100 juta rupiah. Sementara itu penjual software bajakan bakal memperoleh denda yang lebih besar lagi, mencapai 1 miliar rupiah.

Hal tersebut tertuang dalam Undang-undang Hak Cipta nomor 28 tahun 2014. Di situ tertulis bahwa pihak pengelola pusat perbelanjaan bisa menjadi terkena denda hingga 100 juta rupiah. Direktur Kerjasama & Promosi DJHKI Kementerian Hukum dan HAM Parlagutan Lubis mengungkapkan kalau pengelola gedung mempunyai kontribusi dalam penjualan software bajakan.


software bajakan

Selanjutnya, denda lebih besar pun bakal dikenakan ketika ada seorang penjual yang ketahuan memasarkan software bajakan. Tak hanya denda sebesar 1 miliar rupiah, UU Haki nomor 28 tahun 2014 juga memungkinkan adanya hukuman penjara selama 4 tahun bagi pelaku penjual software bajakan. Denda ini pun mengalami peningkatan dibandingkan sebelum revisi UU dilakukan.

 

Peredaran software bajakan dianggap memberikan kerugian yang sangat besar bagi negara. Terlebih penjualan software bajakan tersebut tidak memberikan pemasukan pajak bagi negara. Ditambah lagi, saat ini Indonesia menjadi salah satu negara dengan jumlah pembajakan terbesar dunia.

via Kompas

Login dengan Username dan password Siakad Anda