logo-untag-surabaya

Developed By Direktorat Sistem Informasi YPTA 1945 Surabaya

logo-untag-surabaya
logo-untag-surabaya

Detail Berita

Pansel Wawancara 15 Calon Satgas PPKS Untag Surabaya

Pembentukan Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (Satgas PPKS) sebagai implementasi dikeluarkannya Permendikbud Nomor 30 Tahun 2021 tentang PPKS mulai memasuki tahap wawancara. Terdapat 15 calon satgas PPKS yang akan diwawancara oleh Panitia seleksi (pansel) Universitas 17 Agustus 1945 (Untag Surabaya) yang telah lolos seleksi adminitrasi, (10/6) di ruang pansel Gedung Yayasan dan Rektorat Untag Surabaya lt.3.

“Sesi penjaringan tidak terlalu lama karna animo sivitas akademika Untag Surabaya dalam pembentukan satgas PPKS ini cukup tinggi. Saat ini ada 15 calon yang lolos seleksi administrasi dan hari ini maju ke tahap wawancara, 10 dari mahasiswa, 3 dosen, 2 tenaga pendidik, dan akan terpilih 5-7 anggota. Keunggulan yang menjadi dasar terpilihnya adalah yang pertama komitmen terhadap pencegahan serta penanganan kekerasan seksual di kampus, kemudian pemahaman calon terhadap isu isu terkait kekerasan seksual,” jelas Ketua Pansel – A.A.I. Prihandari Satvikadewi, S.Sos., M.Med.Kom. saat dijumpai oleh tim Humas.

Pembukaan pendaftaran dan seleksi adminitrasi yang dibuka pada 5 Juni 2022 lalu dan telah melewati beberapa tahap penseleksian hingga pengumuman seleksi wawancara pada tanggal 16 Juni dan pelantikan dilakukan pada tanggal 20 Juni 2022. Sehingga dengan dilaksanakannya seluruh rangkaian seleksi, Untag Surabaya resmi memiliki Satgas PPKS. “Dengan dilantiknya calon terpilih pada 20 Juni mendatang, secara resmi Untag Surabaya bisa memenuhi harapan Menteri Pendidikan yang menargetkan pembentukan PPKS Perguruan Tinggi baik Negeri ataupun Swasta sampai akhir Juli tahun ini. Insyaallah Untag Surabaya menjadi bagian dari pelopor yang memiliki Satgas PPKS di kampus,” tambahnya.

Panitia Seleksi (Pansel) Satgas PPKS ini memiliki dua anggota terdiri dari satu dosen, Nara Garini Ayuningrum, S.Tr.I.Kom., M.A dan satu mahasiswa, Trio Dimas Pebrianto. Ketua pansel yang akrab disapa Vika ini menuturkan terdapat tiga kriteria utama yang menjadi fokus pansel dalam pemilihan calon satgas. “Kriteria yang menjadi dasar pertama adalah komitmen terhadap pencegahan dan penanganan kekerasan seksual di kampus, kemudian pemahaman calon terhadap isu-isu terkait kekerasan seksual dan satu hal lagi yang penting dalam ketiga kriteria utama yaitu jejaring,” tutur Vika. Vika berharap dari proses seleksi yang selama ini dilakukan oleh pansel bisa mewujudkan apa yang diamanatkan oleh universitas yaitu terpilihnya satuan tugas yang memiliki komitmen tinggi untuk menjaga Untag Surabaya sehingga kampus merah putih benar-benar merdeka dari kekerasan seksual.

Sementara itu, salah satu dari peserta calon satgas PPKS Untag Surabaya atas nama Devi Puspitasai, S.Psi., M.Psi. Psikolog juga membagikan harapannya. “Saya berharap dengan adanya satgas ini sivitas akademika menjadi lebih aware tentang kekerasan seksual. Selain itu, disaat ada kasus dapat ditindaklanjuti dengan cepat baik untuk pelaku maupun korban, supaya Satgas PPKS bisa dipercaya oleh sivitas akademika dan berkontribusi bagi Untag Surabaya,” ujarnya. (am/rz/kr)



PDF WORD PPT TXT