Developed Direktorat Sistem Informasi

Hubungi Kami di 031-5931800

Detail Berita

Mahasiswi FISIP Untag Raih Gelar Miss Grand Jawa Timur Persahabatan 2019

Rabu, (12/6) Farah Citasari berhasil raih gelar Miss Grand Jawa Timur Persahabatan 2019. Mahasiswi program studi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas 17 Agustus 1945 (FISIP UNTAG) Surabaya ini menyisihkan 11 finalis lainnya pada malam final di Hotel Grand Dafam Surabaya. Sebelumnya, Farah yang mewakili Kota Surabaya ini menjalani serangkaian seleksi dan karantina bersama 11 finalis lainnya. Miss Grand Jawa Timur merupakan sebuah kontes kecantikan tingkat provinsi untuk memilih perwakilan Jawa Timur dalam Miss Grand Indonesia. Bekerjasama dengan Dinas Pariwisata dan Budaya Provinsi Jawa Timur, Miss Grand Jawa Timur bertujuan untuk membantu pemerintah dalam memajukan pariwisata Jawa Timur.

Senyum yang selalu terpatri berhasil mencuri perhatian dan mengantarkan Farah sebagai Juara Persahabatan. Kendati demikian, anggota BOX Radio ini merasa tidak menyangka bisa meraih gelar tersebut. “Saya tidak menyangka bisa terpilih sebagai Miss Grand Jawa Timur Persahabatan 2019 karena semua teman-teman yang berada di sini pun ramah dan baik,” tuturnya. Dia merasa sangat senang dan terharu atas prestasinya tersebut. Secara istimewa dia berterima kasih kepada semua yang telah mendukung. “Terima kasih kepada mentor saya Kak Umar, juga teman-teman Putra Putri FISIP UNTAG Surabaya. Tak lupa terima kasih kepada bapak ibu dosen yang telah mendukung,” katanya.

Keikutsertaan Farah karena tertarik pada visi Miss Grand Indonesia yakni stop the war and violence, kesetaraan gender, anti kekerasan pada perempuan dan perdamaian dunia. Juara Putri FISIP UNTAG Surabaya 2018 ini mengatakan, “Visi tersebut sejalan dengan prodi saya yakni Ilmu Komunikasi. Sebagai mahasiswi Ilmu Komunikasi saya ingin menyampaikan pada dunia tentang pentingnya komunikasi. Segala hal baik dimulai dari komunikasi yang baik pula. Komunikasi menghadirkan saling pengertian. Saling pengertian menimbulkan toleransi. Dan toleransi adalah kunci dari tindakan kemanusiaan.” Farah berharap dapat menjalankan tugas dengan baik dan bisa berkontribusi penuh bagi Jawa Timur. “Semoga saya amanah dalam menjalankan tugas selama 1 tahun mendatang,” tukasnya.  Dengan prestasi ini Farah berharap bisa menginspirasi mahasiswa UNTAG Surabaya untuk bisa keluar dari zona nyaman dan selalu berprestasi. (um/aep)

Login dengan Username dan password Siakad Anda