Developed Direktorat Sistem Informasi

Hubungi Kami di 031-5931800

Detail Berita

Mahasiswa Untag Surabaya Kembali Boyong Medali pada Kejuaraan Pencak Silat Nasional

Mahasiswa Untag Surabaya melalui Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Merpati Putih kembali menambah deretan prestasi juara. Kali ini, salah satu UKM Pencak Silat Untag Surabaya itu berhasil mendapat 3 medali emas, 1 medali perak dan 1 medali perunggu pada Kejuaraan Paku Bumi Open Virtual Pencak Silat Championship Nasional. Kejuaraan pencak silat virtual yang terselenggara pada 20 hingga 22 Oktober lalu ini diikuti oleh ratusan atlet nasional, Jepang dan Belanda.

Mahasiswa Untag Surabaya yang berhasil meraih medali emas ialah Mohamad Dimas Aprisal (Kategori Seni Tunggal Dewasa Putra) dan Pradani Tyas S. (Kategori Seni Tradisi Dewasa Putri). Selain itu, UKM Merpati Putih juga meraih medali emas pada kategori Seni Regu IPSI Dewasa Putra dengan anggota Achmad Basori, Dian Bagus P. dan Rafli Bagus S. Berikutnya, peraih medali perak juga diraih oleh Mohamad Dimas Aprisal pada kategori lainnya, yakni Kategori Seni Tradisi Dewasa Putra. Sementara medali perunggu dalam Kategori Seni Dewasa Putra diraih oleh Dedik Saputro H.

Melalui sambungan telepon, pesilat yang berhasil meraih medali emas dan perak sekaligus, Mohamad Dimas Aprisal mengaku bersyukur atas prestasi yang ia peroleh. “Alhamdulillah merasa bangga dan nggak nyangka,” kata Dimas, Kamis (5/11). Dimas merupakan salah satu pesilat UKM Merpati Putih yang langganan juara. Pada Agustus lalu ia berhasil menyabet medali perunggu pada ajang Indonesia Open International Virtual Pencak Silat Tournament oleh Persilat. Ia juga meraih medali emas dan piala kategori penampilan terfavorit pada Festival Virtual Pencak Silat Nasional Seni Tata Gerak Merpati Putih 2020.

Meski memiliki segudang prestasi, Dimas tetap rutin melakukan latihan. Bahkan untuk persiapan kejuaraan ini, ia melakukan latihan selama hampir 3 bulan dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan. “Harus tetap istiqomah untuk latihan bahkan harus melewati rasa bosan untuk latihan,” katanya. Pada kejuaraan ini Dimas berhasil menjuarai 2 kategori, yakni Seni Tunggal dan Seni Tradisi. Bedanya, dalam kejuraan Seni Tunggal, peserta menampilkan kemahirannya dalam jurus baku tunggal dari IPSI. Sementara untuk Seni Tradisi, peserta memiliki keleluasan untuk kreasi Gerakan. “jadi kita bisa boleh menampilkan gerakan yang indah baik dari gerakan dari perguruan masing-masing dan dikolaborasikan,” terangnya.

Sementara itu, Ketua UKM Merpati Putih, Dinda Retno Anggraini, bersyukur atas capaian anggotanya. “Prestasi ini merupakan hasil dorongan dari senior yang mengajarkan adik-adiknya bisa mendapat prestasi seperti ini,” ungkapnya. Mahasiswi prodi Administrasi Negara ini berharap prestasi yang berhasil diraih oleh anggotanya tidak menimbulkan sikap jumawa. Selain itu ia berharap akan banyak mahasiswa utamanya mahasiswa baru yang bergabung dalam UKM Merpati Putih karena perolehan prestasi yang cukup banyak dan membanggakan. (ua)

Login dengan Username dan password Siakad Anda