Developed Direktorat Sistem Informasi

Hubungi Kami di 031-5931800

Detail Berita

Mahasiswa Sastra Jepang UNTAG Surabaya Lakukan Internship di Jepang

Program Studi Sastra Jepang UNTAG Surabaya mengirim sejumlah mahasiswanya untuk melakukan magang atau internship di Negeri Matahari Terbit, Jepang. Hal ini berkaitan dengan pembelajaran program studi Sastra Jepang yang memang lebih berfokus pada penguasaan Bahasa. Serta memberikan pengalaman bagi mahasiswa untuk terjun langsung mengenal iklim kerja.

“Dengan internship langsung di Jepang seperti ini bisa langsung mempraktikkan bahasa dan melihat secara langsung budayanya,” jelas Ketua Program Studi (Kaprodi) Sastra Jepang, Dra. Endang Poerbowati, M.Pd saat ditemui dikantornya, Senin (10/2). Endang melanjutkan, program internship di Jepang ini sudah terlaksana sejak 2017 dan semakin banyak mahasiswa yang berangkat pada tahun lalu.  “Untuk tahun lalu sampai saat ini ada 22 mahasiswa yang sudah berangkat,” tambahnya.

Mahasiswa dengan SKS yang sudah memenuhi persyaratan memiliki peluang untuk mengikuti program ini. “Mahasiswa semester 5 sudah bisa berangkat,” terang Endang. Selain itu, mahasiswa lebih dulu mengikuti serangkaian proses sebelum bisa berangkat. Seperti persyaratan dokumen dan wawancara. Karena program magang ini juga masuk ke dalam kurikulum, kegiatan magang di Jepang yang dilakukan mahasiswa akan dinilai dan dimasukkan pada transkrip nilai. Oleh karenanya, mahasiswa tidak hanya mendapat pengalaman magang di Jepang, melainkan juga mendapat nilai dari perusahaan dan kampus.

Pada program internship ini, Endang mengusahakan agar seluruh mahasiswa prodi Sastra Jepang memiliki pengalaman bekerja langsung di Negeri Sakura. Dalam hal ini, prodi Sastra Jepang sudah memiliki kerjasama dengan PT Asia dan JIPA di Jepang dengan sebaran mahasiswa melakukan internship di Hokaido dan Kobe. Kedepan ia berharap mampu bekerja sama dengan Shinju Produce Japan untuk memberikan peluang internship atau bahkan lowongan kerja bukan hanya bagi mahasiswa prodi Sastra Jepang saja, melainkan seluruh mahasiswa UNTAG Surabaya.

“Program seperti ini sebenarnya sudah selaras dengan kebijakan Mendikbud,” tukas Endang. Pasalnya, pada program terbaru Kampus Merdeka yang diinisiasi oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim mendorong mahasiswa untuk mandiri belajar di luar kampus. “Kaitannya untuk Prodi Sastra Jepang sudah siap untuk melakukan itu dan terjun langsung ke masyarakat. Contohnya dengan pihak luar sudah mempunyai kerjasama dengan berbagai instansi khususnya di Jepang. Kita juga terbiasa kolaborasi disitu,” tutur Endang. (ua)

Login dengan Username dan password Siakad Anda