Developed Direktorat Sistem Informasi

Hubungi Kami di 031-5931800

Detail Berita

Mahasiswa Psikologi Berhasil Raih Juara 2 Video Edukasi HIMPSI

Ricky Alejandro Martin, Mahasiswa Fakultas Psikologi Untag Surabaya berhasil meraih juara 2 lomba video edukasi tingkat nasional yang diadakan oleh Himpunan Psikologi Indonesia (HIMPSI). Lomba ini diadakan dalam rangka ulang tahun HIMPSI ke-61 dengan mengusung tema “Perubahan Perilaku di Era New Normal”. Melalui sambungan telepon, Rabu (22/7), mahasiswa yang akrab disapa Allen itu mengaku cukup terkejut mengetahui dirinya berhasil meraih juara. “Nggak nyangka sama sekali,” ungkapnya. Hal ini dikarenakan keikutsertaannya mengikuti lomba video edukasi HIMPSI berawal dari tugas EAS. “Niat awal untuk membuat video berawal dari tugas EAS salah satu dosen, yang kemudian juga mengirim link lomba. Akhirnya mencoba ikutan,” jelasnya.

Dalam video edukasi yang ia buat, Allen memilih topik anak-anak dalam menghadapi new normal. Ia mengangkat isu kekhawatiran anak-anak untuk kembali sekolah nantinya dikarenakan adanya pandemi ini. “Cukup simpel, mengenai kegiatan sehari-hari anak-anak yang merasa ketakutan untuk pergi ke sekolah karena corona sudah ada dimana-mana. Kemudian mama menjelaskan protokol kesehatan yang dilakukan saat di sekolah,” kata mahasiswa fakultas Psikologi semester 7 ini. Dalam videonya, Allen ingin menyampaikan bahwa edukasi dini untuk anak-anak merupakan suatu hal yang penting, utamanya jika berkaitan dengan kewajiban, tanggung jawab dan pendidikan yang harus dijalani oleh anak. “Dari sinilah karakter dan kepribadian yang positif dalam diri anak dapat terbentuk dan berkembang,” tambahnya.

Mahasiswa asli Surabaya itu mengaku, kemampuan dalam membuat video berawal dari tugas dari dosen. “Banyak tugas yang mengarah kesana, kalau nggak pakai video ya poster, jadi saya mulai belajar,” ungkapnya. Pembuatan videonya membutuhkan waktu 12 hingga 14 hari. Dalam video edukasinya itu, Allen memakai konsep animasi. Dalam proses pembuatan video, Allen mengaku cukup mengalami kendala karena dirinya tidak memiliki kemampuan editing video sama sekali. Mulai dari beberapa bagian yang hilang, terpotong hingga suara yang hilang. Ia menjelaskan akan cukup kesulitan apabila menggunakan cast karena bersamaan dengan pemberlakuan peraturan PSBB “Jujur untuk video ini saya masih baru karena basic saya di debat. (untuk) editing video, saya masih harus banyak belajar,”. Adanya kendala yang dimiliki, ia tak begitu cepat menyerah, karna suatu hasil akan melalui proses dan usaha yang tekun.

Kedepan Allen mengaku cukup tertarik dan kini gemar mengikuti lomba yang berkaitan dengan potensi yang dimilikinya, “saat ini sedang melakukan persiapan lomba debat pada Agustus atau September depan” tuturnya. Allan memiliki banyak prestasi, utamanya di bidang lomba debat: Juara 2 Kompetisi Debat Vokasi Nasional VOTDEC Universitas Airlangga, Juara 4 Kompetisi Debat Mahasiswa Indonesia Rayoon 3 Wilayah 7 dan Juara Harapan Kompetisi Debat Nasional LEXICON di Universitas Airlangga. Dalam menyeimbangkan waktu antara kuliah dan lomba, Allan menjelaskan, “kembali lagi ke komitmen, kuliah itu kewajiban tapi kalau lomba itu hobi jadi harus seimbang.” (ua/rz)

Login dengan Username dan password Siakad Anda