logo-untag-surabaya

Developed By Direktorat Sistem Informasi YPTA 1945 Surabaya

logo-untag-surabaya
logo-untag-surabaya

Detail Berita

Mahasiswa Fisip Untag Surabaya Ikuti Kuliah Umum Bersama Guru Besar Jawaharlal Nehru University

Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas 17 Agustus 1945 (Fisip Untag) Surabaya menyelenggarakan kuliah umum bersama  Guru besar Jawaharlal Nehru University - Prof. Dr. Gautam Kumar Jha, Ph.D. Mengusung tema ‘Shifting Paradigm in The Post Covid-19 Pandemic Society: Comparison of Indonesia and India’ ini diikuti oleh 50 mahasiswa berasal dari Administrasi Bisnis dan 45 mahasiswa Administrasi Publik di Gedung Graha Prof. Dr. H. Roeslan Abdulgani lt.2, (5/9).

Dekan FISIP - Dr. Ayun Maduwinarti, M.P., menyebutkan kesempatan ini merupakan langkah awal implementasi kerja sama sebagai optimalisasi peningkatan pendidikan dan kualitas Untag Surabaya. “Selamat datang kepada Prof. Gautam di Kampus Merah Putih dan terima kasih untuk kesempatan yang diberikan. Kuliah umum ini merupakan aktivasi kerja sama FISIP Untag Surabaya dengan Jawaharlal Nehru University,” ujar Dosen yang akrab disapa Ayun.

Turut hadir Kepala Badan Kerjasama – Dr. Tri Pramesti, M.S. dan Wakil Dekan FISIP – Dr. Agung Pujianto, M.M. beserta Kepala Prodi Administrasi Bisnis - Dra. Ni Made Ida Pratiwi, M.M. dan Kepala Prodi Administrasi Negara – Anggraeny Puspaningtyas, S.AP., M.AP. untuk mendampingi mahasiswa yang kali pertama mendapatkan kuliah tamu yang berasal dari India secara full luring.

Pada kesempatan ini Prof. Gautam sebagai guest lecture menjelaskan tentang pentingnya pembangunan yang menjaga peningkatan kesejahteraan ekonomi masyarakat secara berkesinambungan dengan tanpa menjaga keseimbangan kehidupan bersosial. “Dari paparan kuliah umum Prof. Gautam, mahasiswa diajarkan tentang bagaimana resilience antara India dan Indonesia dalam menghadapi bencana, selain itu juga diajarkan tentang pentingnya sustainable development yang saat ini menjadi prioritas negara India dan belum menjadi fokus perhatian di Indonesia,” jelas Dosen Administrasi Bisnis saat dijumpai wawancara.

Agung berharap dengan adanya kuliah tamu dari JNU ini mampu membuat mahasiswa Untag Surabaya kaya akan pengetahuan dan wawasan, serta memacu antusiasme mahasiswa untuk belajar ke India. “Harapannya mahasiswa Untag Surabaya dapat melihat bagaimana India dalam penanganan lingkungan sehingga mahasiswa punya ketertarikan dan antusiasme untuk mendalami atau belajar langsung di India. Baik dalam bentuk perkuliahan atau studi banding. Mengingat JNU merupakan Universitas ternama di India maka ini adalah peluang untuk kita bisa bertukar ilmu,” harap Wakil Dekan Fisip.

Kuliah tamu ini menarik perhatian dari Mahasiswa Prodi Administrasi Bisnis - Medita Alifia, menurutnya perkuliahan kuliah tamu merupakan kuliah yang spesial karna dengan kuliah tamu para mahasiswa memiliki kesempatan untuk dapat berbagi ilmu. “Menurut saya perkuliahan hari ini memiliki banyak manfaat untuk kehidupan kita sehari-hari. Harapannya semoga ada kuliah tamu seperti ini lagi tetapi lebih fokus ke prodi administrasi bisnis,” ujar mahasiswa semester lima ini. (am/rz)



PDF WORD PPT TXT