Developed Direktorat Sistem Informasi

Hubungi Kami di 031-5931800

Detail Berita

LSP P-1 Untag Bentuk Tim Skema dengan Dunia Usaha dan Dunia Industri (DU/DI)

Mendukung Universitas untuk menghasilkan lulusan yang berkompeten dan siap bersaing dalam dunia kerja, LSP P-1 Untag Surabaya membentuk tim skema dengan Dunia Usaha dan Dunia Industri. Dalam pertemuan yang berlangsung di meeting room Graha Prof Abdul Ghani Untag Surabaya itu, dihadiri oleh Rektor Untag Surabaya-Dr. Mulyanto Nugroho, MM., CMA., CPA., Dekan dan Kaprodi Untag Surabaya serta beberapa perwakilan Dunia Usaha dan Dunia Industri.

“Terimakasih kepada perwakilan dari Dunia Usaha dan Dunia Industri bersedia meluangkan waktu untuk hadir di acara kami,” ujar Dr. Hj. Sumiati, SE., MM., dalam sambutannya, Selasa (2/7). Menurut Sumiati, persaingan lulusan dalam dunia kerja perlu mendapatkan respon dari dunia pendidikan sebagai pencetak generasi. Hal tersebut berdasarkan fakta banyaknya alumni perguruan tinggi yang belum mendapatkan pekerjaan dikarenakan kompetensi yang dimiliki tidak sesuai dengan yang dibutuhkan dunia kerja. “Belum ada sinkronisasi antara dunia pendidikan dan dunia kerja,” tegasnya.

Oleh karenanya, LSP P-1 Untag Surabaya menggandeng BNSP dan juga DU/DI berharap skema-skema yang diambil bisa memenuhi kualifikasi yang dibutuhkan. LSP P1 Untag Surabaya sendiri memiliki 42 skema dengan masing-masing Prodi memiliki lebih dari satu skema. “Mohon masukan atau menelaah ulang skema-skema yang dimiliki oleh LSP P1 Untag Surabaya, apakah itu sesuai dengan kebutuhan DU/DI,” pinta dosen Fakultas dan Ekonomi Bisnis itu.

Pada kesempatan yang sama, Rektor Untag Surabaya-Dr. Mulyanto Nugroho mengapresiasi kegiatan ini. Menurutnya hal ini menjadi langkah untuk memantapkan lulusan saat bersaing di bursa kerja. “Saya sangat bangga juga ternyata perwakilan DU/DI yang hadir banyak yang alumni Untag Surabaya,” ujarnya dengan senyum. Dr. Mulyanto juga menargetkan masing-masing Program Studi yang ada di Untag Surabaya memiliki minimal 3 skema kompetensi. “Saat ini LSP memiliki 42 skema, padahal kita ada 28 prodi. Setidaknya semoga kedepan minimal tiap prodi ada 3 skema,” tukasnya.

“Saya berterimakasih dari DU/DI mau bersinergi dengan kami. Mudah-mudahan bisa sama-sama maju, memajukan khususnya DU/DI dan Untag Surabaya, terlebih bangsa Indonesia,” tutupnya. Acara pembentukan tim skema diakhiri dengan penandatanganan kesediaan menjadi tim. (ua/aep)

Login dengan Username dan password Siakad Anda