logo-untag-surabaya

Developed By Direktorat Sistem Informasi YPTA 1945 Surabaya

logo-untag-surabaya
logo-untag-surabaya

Detail Berita

LLDIKTI Wilayah VII Jatim Dukung Pembukaan Fakultas Kedokteran di Untag Surabaya

Jumat, (13/1), Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya menerima kunjungan dari Tim Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah VII Jawa Timur. Bertempat di Gedung Prof. Dr. H. Roeslan Abdulgani lantai dua, kunjungan ini bermaksud membahas kesiapan Untag Surabaya dalam pendirian Program Studi Kedokteran Program Sarjana dan Pendidikan Profesi Dokter.

Ketua YPTA Surabaya – J. Subekti, S.H., M.M. mengatakan hadirnya Fakultas Kedokteran (FK) di Kampus Merah Putih menjadi mimpi yang sudah diupayakan serta dinantikan sejak empat tahun yang lalu. “Cukup lama kami menunggu dengan penuh harap, sampai saat ini pun kami terus berupaya terutama dalam hal standarisasi biaya dan kualitas, tujuannya agar masyarakat Indonesia di segala kalangan tetap memiliki kesempatan untuk menempuh pendidikan Kedokteran,” ujarnya.

Untag Surabaya turut menggandeng Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Jombang sebagai Rumah Sakit Pendidikan Utama yang juga sekaligus menjadi fasilitas mahasiswa dalam menjalankan praktik Pendidikan Kedokterannya. Hal tersebut disampaikan oleh Rektor Untag Surabaya – Prof. Dr. Mulyanto Nugroho, M.M., CMA., CPA. “Saat ini kami bersinergi dengan RSUD Kabupaten Jombang sebagai Rumah Sakit Pendidikan, Alhamdulillah kerja sama ini diterima dengan baik. Mudah-mudahan selalu dipermudah, mohon dukungan dan doa agar FK Untag Surabaya bisa segera terorganisir,” terang Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis ini.

Di kesempatan yang sama, Wakil Rektor I – Harjo Seputro, S.T., M.T. memaparkan Untag Surabaya sudah memenuhi persyaratan yang ditetapkan dalam buku panduan pendirian Program Studi (Prodi) baru. “Untuk kualifikasi dosen sudah terpenuhi, saat ini ada 26 dosen dengan kompetensi masing-masing serta calon dosen dari RSUD Jombang. Kami juga sudah memenuhi tenaga kependidikan yang disyaratkan, Dekan juga sudah ada,” paparnya. Tidak sampai disitu, dirinya melanjutkan bahwa sistem penjaminan mutu, keunggulan program studi, profil lulusan, capaian pembelajaran, struktur kurikulum hingga sarana prasarana pembelajaran juga sudah memenuhi persyaratan. “Kami sudah sangat siap, harapannya dari hasil kunjungan hari ini bisa membuahkan hasil yang membahagiakan kita semua,” papar Harjo.

Menanggapi kesiapan pembukaan FK di Untag Surabaya, Ketua LLDIKTI Wilayah VII Jatim - Prof. Dr. Diah Sawitri, S.E., M.M. menyatakan sangat mendukung karena Untag Surabaya memiliki pembeda yang dapat dijadikan sebagai nilai tambah. “Sekolah dokter itu nggak harus mahal, semua kalangan tetap bisa sekolah Kedokteran, itu kelebihan yang akan diangkat oleh Untag Surabaya,” tuturnya. Dirinya juga memberikan masukan mengenai rencana pembelajaran, “Rencana pembelajaran ini harus jelas, mungkin bisa ditunjukkan dengan Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (CPMK). Kontrak kuliah harus sesuai sehingga input, output dan outcome bisa tercapai,” tambahnya.

Kabag Umum LLDIKTI Wilayah VII Jatim – dr. Ivan Rovian, M.KP turut menambahkan FK ini masih menjadi magnet yang luar biasa sehingga dalam proses pembukaannya diperlukan kesabaran dan dukungan seluruh sivitas akademika Untag Surabaya, “Sudah ada kesamaan visi dan misi, tinggal menambahkan informasi mengenai pelayanan yang akan diberikan Untag Surabaya dalam FK ini, sehingga bisa lebih mudah menarik mahasiswa,” terangnya.

Kunjungan ini ditutup dengan sedikit pemaparan dari Dekan FK Untag Surabaya – dr. Poerwadi, SpB., SpBA(K). “Nantinya mahasiswa akan kita bekali dasar-dasar kedokteran sehingga bisa mandiri dan inovatif serta memiliki integritas profesi yang tinggi khususnya di bidang pengabdian kepada sesama manusia. Inovatif itu penting sekali,” pungkasnya. (oy/rz/af)



PDF WORD PPT TXT