Developed Direktorat Sistem Informasi

Hubungi Kami di 031-5931800

Detail Berita

Literasi Data Jadi Salah Satu Ciri Pemimpin Yang Baik

“Berbicara mengenai kepemimpinan, maka tidak lepas dari kemauan untuk berubah. Kalau Anda tidak berubah maka Anda akan jadi penghambat dan bisa jadi malah digilas oleh perubahan itu sendiri,” tegas Prof. Dr. V. Rudy Handoko, MS., di depan 65 Ketua organisasi kemahasiswaan (Ormawa) di lingkungan Untag Surabaya, Sabtu (14/3). Dilanjutkan oleh Prof. Rudy, kepemimpinan adalah seni dan kemampuan mempengaruhi orang lain. Hal ini berdasarkan pada pengalaman yang kemudian muncul dalam bentuk perilaku. Misalnya, penggunaan kekuasaan yang efektif dan efisien. Juga keberanian mengambil resiko dan membaca perubahan.

Prof. Rudy mengingatkan, integritas pada pemimpin merupakan sebuah keharusan. “Integritas itu saat apa yang kalian sampaikan sama dengan apa yang kalian kerjakan. Nah itu integritas!” tukas Prof. Rudy. Selain itu, pemimpin yang baik harus memiliki karakter, konsep, kompeten, koneksi dan juga komitmen. Sedangkan pada era milenial seperti saat ini, menjadi pemimpin juga membutuhkan kemampuan literasi data. Hal ini juga berkaitan erat dengan banyaknya berita hoax.

Menjadi pemimpin merupakan proses pembelajaran yang berlangsung seumur hidup. Olehnya, Prof Rudy berharap peserta yang hadir selalu bersemangat untuk terus belajar. “Menjadi pemimpin adalah long-life learning. Meski acaranya hanya dua hari, anggap saja seperti sarapan pagi. Masih ada bentuk pengalaman lain yang diibaratkan seperti makan siang, makan malam, dan sebagainya,” terangnya.

Pada kesempatan yang sama, Dr. Andik Matulessy M.Si., Psikolog mengingatkan Ketua Ormawa agar tidak mudah merasa jumawa. “Kalau kita merasa hebat, kita akan binasa. Oleh sebab itu kita harus selalu transformatif dan inovatif,” ujarnya. Menjadi pemimpin Ormawa di lingkungan Untag Surabaya, Andik mengingatkan peserta untuk selalu memiliki 5 basis nilai Untag Surabaya, yakni Kejujuran, Kecerdasan, Kreativitas, Kebangsaan dan Keberagaman. Hal inilah yang membuat mahasiswa Untag Surabaya berbeda dengan mahasiswa dari Kampus lain. “Anda adalah yang punya andil kekhasan, jadi harus berbeda dengan kampus lain. Yang paling terlihat pada lengan kanan kemeja kalian, Merah Putih. Kampus Merah Putih, Nasionalisme,” papar Andik.

Menutup materinya, Andik berpesan, “sebelum Anda menjadi pemimpin, sukses adalah bagaimana meningkatkan diri sendiri. Tapi ketika Anda menjadi pemimpin, sukses adalah bagaimana Anda mengembangkan dan meningkatkan kemampuan anggota maupun organisasi kalian.” Kedua materi Kepemimpinan dan Manajemen Organisasi ini disampaikan pada Pelatihan Kepemimpinan Manajemen Organisasi Kemahasiswaan dan Character Building yang dilaksanakan selama dua hari (14-15/3). Bertempat di Villa Ciptaningati, Pacet, seluruh ketua Ormawa di lingkungan Untag Surabaya dibekali kemampuan untuk memimpin dan meningkatkan prestasi organisasi masing-masing melalui materi dan aktivitas outbond. (ua/ze)

Login dengan Username dan password Siakad Anda