logo-untag-surabaya

Developed By Direktorat Sistem Informasi YPTA 1945 Surabaya

logo-untag-surabaya
logo-untag-surabaya

Detail Berita

Kuliah Perdana Teknik Industri Bekali Mahasiswa Implementasi MBKM

“Setelah selesai dari perkuliahan Teknik Industri, mahasiswa tidak hanya mengenal pabrik saja tetapi ada lapisan-lapisan dalam perindustrian yang jauh lebih luas. Diantaranya ada manufaktur, industri jasa dan wirausaha,” terang Ketua Program Studi Teknik Industri - Hery Murnawan S.T., M.T. saat membuka kuliah perdana dengan tema ‘Prospektif Implementasi MBKM Pada Teknik Industri’ yang diselenggarakan oleh Program Studi Teknik Industri Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya di theater room Gedung Yayasan dan Rektorat lt. 6, Sabtu (10/9).

Kuliah perdana yang wajib diikuti oleh mahasiswa semester satu dan tiga dengan total lebih dari 230 mahasiswa ini mengundang tiga Narasumber dari berbagai sektor perindustrian diantaranya Senior Manager Angkutan Penumpang KAI DAOP 8 Surabaya - Sigit Irawanta; HRGA Manager PT Guntner Indonesia – Florentina Nining Hastiani; dan Owner Prigen Coffee Farm – Jarotd Hermansyah, S.Psi., M.Psi.. Hery berharap dengan mendatangkan tiga narasumber ini mampu membuka mindset para mahasiswa sehingga dapat menyiapkan tujuan yang terarah ke program merdeka belajar. “Jadi di awal perkuliahan, kami memberikan gambaran kepada mahasiswa, lalu kami arahkan ke program merdeka belajar. Harapannya dengan menghadirkan ketiga narasumber di bidang Industri Jasa, Industri Manufaktur dan Wirausaha ini, mahasiswa yang berasal dari sektor manufaktur memahami paham dunia industri. Sedangkan sektor wirausaha, memahami bagaimana mahasiswa bisa membangun usaha yang maju dan lalu Industri Jasa. Jadi bisa saling memahami antar bidang” pungkasnya.

Dekan Fakultas Teknik - Dr. Ir. Sajiyo, M.Kes. juga turut hadir, selain memberikan motivasi kepada mahasiswa juga tersirat mengucapkan rasa terima kasih kepada ketiga narasumber yang sudah bersedia datang untuk membagi ilmu ketika di lapangan. “Terima kasih kepada Narasumber yang telah berkenan hadir untuk sharing secara langsung, ini merupakan peluang bagi mahasiswa untuk bisa lebih serius dalam mengikuti kuliah perdana. Harapannya, antara keilmuan teoritis dengan dunia praktis bisa tercipta sinergitas untuk membangun bangsa,” tukas Sajiyo.

Tampil sebagai moderator - Siti Muhimatul Khoiroh S.T., M.T. memberikan kesempatan Sigit Irawanta sebagai narasumber pertama yang memaparkan materi tentang persiapan mahasiswa untuk siap bekerja di dunia industri terutama di perkeretaapian. “Selain siapkan pengetahuan, kemampuan bahasa dan komputer itu juga penting. Lebih dari itu adalah selalu menciptakan inovasi,” ungkap Sigit. Sigit juga mengaku berbagai bidang dan unit di PT KAI juga dapat dilamar oleh lulusan Teknik Industri dari bagian anggaran, SDM hingga Vice President.

Pemaparan materi kedua disampaikan oleh HRGA Manager PT Guntner Indonesia,  yang memberikan gambaran tentang hubungan program MBKM dalam perspektif dunia industri. “Kita berikan bridging, yang artinya memberikan gambaran bagian-bagian yang bisa dilamar dengan lulusan Teknik Industri sehingga mahasiswa memiliki planning,” ujar Nining yang tercatat masih sebagai mahasiswa Program Pascasarjana Prodi Psikologi Untag Surabaya. Nining juga mengaku bahwa mahasiswa dan alumni Teknik Industri Untag Surabaya juga banyak yang menangani beberapa proyek di PT Guntner Indonesia.

Sementara itu materi terakhir disampaikan oleh Jarotd Hermansyah yang juga merupakan Alumni S1 dan S2 Psikologi Untag Surabaya. Jarotd memaparkan supply chain dari Industri Kopi juga memberikan kunci untuk mengawali sebuah usaha. “Starting memulai bisnis yang kuat adalah USP (Unique Selling Proposition). Hal itu yang membedakan produk kita dengan kompetitor,” katanya.

Sementara itu, salah satu mahasiswa Prodi Teknik Industri - Muhammad Syaiful Rizal Al Habsy mengaku sangat terbuka wawasannya setelah mengikuti kuliah perdana. “Memiliki sudut pandang baru tentang dunia industri yang tidak hanya pabrik, dan termotivasi ingin membuka usaha kerajinan dan membuka lapangan kerja bagi teman-temannya yang tidak kuliah” ujar Rizal. (ms/rz)



PDF WORD PPT TXT