logo-untag-surabaya

Developed By Direktorat Sistem Informasi YPTA 1945 Surabaya

logo-untag-surabaya
logo-untag-surabaya

Detail Berita

Kolaborasi Untag Surabaya dengan Perguruan Tinggi Lain dan Asosiasi Profesi

Fakultas Teknik Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya melaksanakan penandatangan Memorandum of Agreement (MoA), kerjasama bidang Tri Dharma Perguruan Tinggi dengan Fakultas Teknik dari empat Perguruan Tinggi yakni Universitas Wijaya Kusuma (UWK) Surabaya, Universitas Kadiri Kediri, Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang, Universitas Narotama Surabaya, serta dua Asosiasi Profesi dari Ikatan Nasional Konsultan Indonesia (INKINDO) dan Ikatan Tenaga Ahli Konsultan Indonesia (INTAKINDO) Jawa Timur. Dilaksanakan di Gedung Q210 Graha Prof. Dr. H. Roeslan Abdulgani pada Kamis (13/1), kegiatan ini melibatkan Dekan Fakultas Teknik, Kaprodi Magister Teknik Sipil, dan Dewan Pengurus Provinsi (DPP) INKINDO dan INTAKINDO Jatim.

Dr. Ir. Sajiyo, M.Kes., IPM., - Dekan Fakultas Teknik Untag Surabaya dalam sambutannya mengajak semua yang terlibat untuk bersinergi dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi dan menegasakan komitnen Untag Surabaya bahwa semua kerjasama harus terealisasi. “Sesuai dengan pesan Rektor, sesuai dengan standart kinerja kerjasama Untag Surabaya, tidak hanya sebatas kerjasama namun semua kerjasama harus terealisasi,” ujarnya. Sajio menargetkan dalam waktu dekat, sudah dilakukan pertukaran dosen dan mahasiswa, agar dapat saling menambah ide kreatif dalam mengembangan metode mengajar dan mahasiswa memiliki pengalaman belajar di Perguruan Tinggi yang lain.  Serta bisa menjadi cakrawala bersama dalam proses belajar mengajar.

Selain visi yang sama, kepemilikan jurnal Sinta-3 dari berbagai Perguruan Tinggi yang terlibat juga menjadi alasan MoA ini tercetus. FT Untag Surabaya dalam waktu dekat akan melakukan kunjungan untuk menambah ilmu terkait cara mengelola jurnal yang baik. “Mereka juga akan belajar dari Untag Surabaya bagaimana mengelola pengabdian yang baik, kita saling berkembang dan belajar,” kata Sajiyo.

Prof. Dr. Dr (TS). Ir. Wateno Oetomo, MM., MT., MH. – Kaprodi Magister Teknik Sipil juga sependapat dengan hal yang disampaikan oleh Dekan Fakultas Teknik Untag Surabaya.  Saat di wawancara, Prof. Wateno menuturkan bahwa Jurnal Sinta diperlukan FT Untag Surabaya. “Saat ini masih berupaya untuk bisa jurnal kita masih belum ada yang Sinta, jadi kita ingin belajar dari masing-masing Perguruan Tinggi Swasta yang ada disini,” ujarnya.

Output dari kerjasama ini adalah untuk meningkatkan kualitas kelembagaan. “Saat akreditasinya A tentu mahasiswa dan masyarakat sekitar akan semakin percaya.” Sebagai penutup, Sajiyo menyampaikan keinginannya membentuk komunitas FT Swasta se-Jawa Timur agar lebih cepat berkembang dan prestasi mahasiswa juga meningkat. “Prestasi ini perlu diasah sesering mungkin dalam regional Jatim, sehingga ketika dihadapkan di tingkat nasional sudah terlatih dan memiliki bekal,” harapnya. (oy/rz/kr)



PDF WORD PPT TXT