logo-untag-surabaya

Developed By Direktorat Sistem Informasi YPTA 1945 Surabaya

logo-untag-surabaya
logo-untag-surabaya

Detail Berita

KKN Untag Surabaya Resmikan Gapura Kampung Bhinneka di Ngagel Rejo

(3/1), Rektor Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya Prof. Dr. Mulyanto Nugroho., M.M., CMA., CPA. meresmikan Gapura Kampung Bhinneka dan Kampung Dinamo. Peresmian ini merupakan hasil dari kegiatan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Non-Reguler di Kelurahan Ngagel Rejo, Kecamatan Wonokromo Surabaya. Secara simbolik Rektor Untag Surabaya didampingi Lurah Ngagel Rejo - Cut Wulandari Dian A, S.Psi, M.Si. dan Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) melakukan pemotongan pita serta penandatangan surat penanda resminya Gapura.

Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kelurahan Ngagel Rejo ini, dilakukan selama 12 hari dengan jumlah mahasiswa sebanyak 78 orang lintas program studi yang dibagi menjadi dua kelompok. Adapun program yang dilaksanakan mahasiswa terdiri dari empat bidang (Pendidikan dan pemberdayaan, Lingkungan, Kewirausahaan serta Teknologi).

Kampung Bhinneka dan Kampung Dinamo merupakan tema besar program yang dilakukan masing-masing kelompok. Tema ini dilatarbelakangi dengan kondisi masyarakat di Kelurahan Ngagel Rejo yang memiliki perbedaan ras, suku budaya dan agama beragam. Serta, dilatarbelakangi juga dengan pemanfaatan dinamo yang sudah ada kemudian dikembangkan.

Luaran-luaran yang dihasilkan dari KKN di Kelurahan Ngagel Rejo mulai dari Website, Buku panduan pengurusan Nomor Induk Berusaha (NIB), Media Lukis dari nampan, Inovasi pembuatan jadwal belajar menarik bagi anak, Katalog penyewaan baju adat, Gantungan Kunci serta Teknologi Tepat Guna (TTG) yang terdiri dari dua yaitu Aquatonic dan alat penyiram tanaman otomatis.

Cut Wulandari mengatakan dengan adanya KKN Mahasiswa Untag Surabaya menambah pegetahuan dan keterampilan serta semoga meningkatkan pendapatan warga kami. “Banyak hal yang telah dilakukan selama datangnya mahasiswa di Kelurahan Ngagel Rejo. Mulai dari memberikan pendidikan dan pelatihan memasak, pendampingan pegurusan legalitas usaha hingga pembuatan mesin penyiram tanaman. Kedepannya, semoga apa yang telah dibangun disini dapat dimanfaatkan dengan maksimal oleh warga,” jelasnya.

Ketua LPPM Untag Surabaya - Aris Heri Andriawan, S.T., M.T., dalam sambutannya mengatakan bahwa Ngagel Rejo cukup baik menerima mahasiswa kami, semoga akan bertemu lagi dengan program lainnya dari Untag Surabaya. “Terlihat antusias warga disini cukup baik dan perangkat Desa juga semangat, Camat, Lurah, RT/RW semua kompak. Untag Surabaya memiliki banyak program bukan hanya KKN tapi juga ada penelitian, pengabdian. Mungkin nanti bisa kita laksanakan disini, salah satunya ada Matching Fund. Semoga bisa diagendakan untuk program selanjutnya,” terang Aris.

Acara penutup dalam peresmian Gapura diisi dengan hiburan Tari Remo dan Fashion show baju adat anak-anak Paud. Hiburan ini juga bagian dari hasil pelatihan nari yang diajarkan oleh mahasiswa KKN kepada anak-anak Paud di Kelurahan Ngagel Rejo tepatnya di RW 11

Wakil RW 11 - Drs. Hadiwitato, M.Pd.I mengaku banyak perubahan di kampung ngangel rejo ini. “Banyak perubahan, terutama kampung kita menjadi lebih baik, anak-anak kita dilatih nari dan warga juga dilatih dalam hal wirausaha. Bukan hanya pembangunan tapi juga pengetahuan. Warga menjadi lebih kenal IT yang sebelumnya kurang bahkan tidak mengerti mengenal IT,” ujar Wakil RW 11 yang akrab disapa Pak Tato. (mo/rz)



PDF WORD PPT TXT