Developed Direktorat Sistem Informasi

Hubungi Kami di 031-5931800

Detail Berita

HIMASI Angkat Tema Kuliner dalam Annual English Enrichment

Himpunan Mahasiswa Program Studi Sastra Inggris (HIMASI) Fakultas Ilmu Budaya Universitas 17 Agustus 1945 (UNTAG) Surabaya mengadakan Annual English Enrichment (AEE) pada Sabtu, (30/11). “Tahun ini kami mengusung ‘Culinary’ sebagai tema besar dalam acara ini. Tema ini sengaja diambil untuk menarik perhatian kalangan masyarakat yang memiliki minat akan kuliner, terlepas dari latar belakang apapun. Jadi semua rangkaian kegiatan yang kami selenggarakan dalam AEE ini terkait dengan kuliner,” kata Ketua Pelaksana AEE-Berya Kamayan A. M..

Berya menuturkan, AEE ini merupakan salah satu program kerja tahunan HIMASI yang sebelumnya bernama Cross Culture Festival. “Karena acara ini merupakan acara besar, kami menyasar pada siswa/i SMA se-Jawa Timur sebagai peserta dalam lomba yang kami adakan.” Menurutnya, AEE ini menjadi ajang untuk memperkenalkan sekaligus sebagai melestarikan kebudayaan Indonesia agar tidak punah ditelan waktu. Melalui lomba yang diadakan untuk siswa/i SMA dan mahasiswa, pihaknya bertujuan untuk menumbuhkan sikap dan jiwa kompetitif yang sehat.

Annual English Enrichment dibagi dalam dua kategori lomba, yaitu Lomba Akademik dan Lomba Non-Akademik. Lomba Akademik berupa English Olympiad, Speech Contest, Story Telling. Sedangkan Lomba Non-Akademik berupa lomba E-song Karaoke Competition, Doodle Competition, dan Modern Dance Competition. “Sebagai bagian dari cross culture, kami menampilkan tarian dari budaya berbeda, diantaranya Tari Cucuk Lampah dari Jawa Timur yang ditampilkan oleh UKM Tari dan Tari Buchaecum dari Korea Selatan yang ditampilkan oleh Korean Language and Culture Center (KLCC),” ujar Berya.

 “Sebagai mahasiswa yang memiliki jiwa nasionalis terhadap budaya Indonesia, panitia telah mengemas lomba-lomba dengan rangkaian acara yang menekankan pada pertukaran budaya Indonesia dan negara-negara lain khususnya di bidang kuliner,” kata Berya. “Semoga kegiatan ini dapat menggugah siswa dan mahasiswa untuk bangga terhadap budaya Indonesia sendiri tidak hanya pada budaya luar, serta menyadari bahwa perbedaan-perbedaan yang ada justru menunjukkan kekayaan budaya dunia” harapnya. (um/ze)

Login dengan Username dan password Siakad Anda