Developed Direktorat Sistem Informasi

Hubungi Kami di 031-5931800

Detail Berita

HIMABISNIS Hadirkan Pemimpin Muda dalam Seminar Nasional

Perkembangan ekonomi di Indonesia tidak terlepas dari peranserta para ekonom yang dimiliki negara ini. Ikatan Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Indonesia (IMEPI) sebagai wadah bagi mahasiswa program studi Ekonomi Pembangunan tersebar di seluruh Indonesia, salah satunya IMEPI Jawa Bagian Timur, Bali dan NTB (JABAGTIM) yang menaungi 22 universitas. Senin, (22/4) IMEPI JABAGTIM menggandeng Himpunan Mahasiswa Program Studi Ekonomi Pembangunan Universitas 17 Agustus 1945 (HIMABISNIS UNTAG) Surabaya dalam Seminar Nasional. Dengan tema Meneropong Arah Pembangunan Ekonomi Jawa Timur di Tangan Pemimpin Muda, seminar diadakan di Gedung Graha Wiyata lantai 9. Tak kurang dari 400 peserta asal 22 Universitas se-Jawa Timur, Bali dan NTB turut serta dalam seminar nasional yang merupakan rangkaian Musyawarah Wilayah IMEPI JABAGTIM. Wakil Gubernur Provinsi Jawa Timur - Dr. H. Emil Elistianto Dardak, M.Sc. tampil sebagai keynote speaker. Emil merasa senang bisa kembali hadir di UNTAG Surabaya dan menyampaikan materi berjudul “Membangun Perekonomian bersama Generasi Milenial”. Menurutnya mahasiswa Ekonomi Pembangunan harus kritis mengingat Indonesia memiliki sumber daya yang terbatas dengan kebutuhan yang tak terbatas. “Bukan hanya menghitung untung rugi tapi juga menghitung kedaulatan. Inilah yang harus dilakukan oleh Ekonomi Pembangunan,” tegasnya. Dia menambahkan “Dalam melakukan pembangungan kita harus memiliki semangat self governance dan semangat di atas perbedaan tanpa lupa untuk berpegang pada 9 program Nawa Bhakti Satya serta pada nilai kita yaitu Jer Basuki Mawa Beya.” Dari segi sumber daya manusia, ada 400.000 lulusan yang harus mendapatkan pekerjaan. Sayangnya dengan angka ini justru indeks pembangunan manusia Jawa Timur peringkat 15 dari 34. Karena lulusan SMA dan perguruan tinggi kurang berminat menjadi wirausaha. Padahal pemuda membutuhkan triple track development, yakni: transformation enabler di mana banyak dunia kerja milenial, tanpa melupakan core competence yang juga penting serta supporting environment sebagai pendukung. Oleh karena itu guna mendukung hal tersebut menurut Emil, Pemerintah Provinsi Jawa Timur mencanangkan Milenial Job Center. “Di sana pemuda yang multi kreativitas difasilitasi oleh mentor dan akan dipertemukan dengan klien,” katanya. Emil berharap, semoga UNTAG Surabaya menjadi bagian dari pembangunan jawa timur. Hal senada disampaikan oleh Ir. Andira Reoputra, Dipl. MAURP - Sekretaris Persatuan Insinyur Indonesia Jawa Timur. Menurutnya generasi emas indonesia mempunyai karakter dan karya serta kemampuan dalam berjuang dan bergerak secara inovatif. Terkait pembangunan, Andira mengatakan, “Pembangunan ekonomi juga harus memperluas infrastruktur seperti yang tertuang dalam 9 program Nawa Bhakti Satya.” Pada kesempatan yang sama Drs. Adi Fajar Cahyono, M.Si. menyampaikan materi Kepemimpinan di Era Disruptif. Sekretaris Daerah Kabupaten Pamekasan ini menyatakan bahwa ruang publik juga menjadi sarana penting, “Bupati Pamekasan adalah bupati pertama yang dalam 100 hari masa kerja membangun mall pelayanan publik. Kami menciptakan e-madul. Madul berarti mengadu, artinya melalui e-madul ini akan direspon langsung oleh Bupati Pamekasan.” (um/aep)

Login dengan Username dan password Siakad Anda