logo-untag-surabaya

Developed By Direktorat Sistem Informasi YPTA 1945 Surabaya

logo-untag-surabaya
logo-untag-surabaya

Detail Berita

Hadiri Peringatan HUT Ke-9 Warta 17 Agustus, Rektor Untag Surabaya Ajak Generasi Muda Lebih Bijak

Rektor Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya-Prof. Dr. Mulyanto Nugroho, M.M., CMA., CPA menghadiri peringatan HUT ke-9 Warta 17 Agustus di Theater Room lantai 6 Gedung Pusat Rektorat dan Yayasan. Sebagai media yang bergerak pada bidang pendidikan di Yayasan Perguruan 17 Agustus 1945 (YPTA) Surabaya, Warta 17 Agustus mengajak seluruh mahasiswa dan civitas academica YPTA untuk melek multimedia jurnalistik dengan menggelar Seminar Nasional ‘Eksistensi Multimedia Jurnalistik dalam Memberikan Informasi Berkualitas’ pada Jumat (4/11).

Ketua Dewan Pembina YPTA Surabaya-Bambang DH mengungkapkan eksistensi multimedia jurnalistik saat ini terus meningkat seiring dengan berkembangnya era digital. Bahkan banyak informasi di media sosial kerap dikira merupakan produk jurnalistik yang terverifikasi. “Tantangan membangun kualitas pers saat ini yaitu membangun kepercayaan publik, memproduksi informasi berkualitas, serta adanya penurunan ketertarikan publik terhadap berita dibandingkan dengan konten medsos,” ujar Bambang dalam sambutannya.

Melihat fenomena ini Warta 17 Agustus menghadirkan dua pakar jurnalistik, yakni Wakil Pimpinan Redaksi Harian Surya-Tri Mulyono dan Kepala Biro Kompas TV Jatim-Wachid Mukaidori. Melalui paparannya Tri mengungkapkan pengaruh multimedia Jurnalistik di era saat ini memiliki kekuatan dalam verifikasi. Hal ini dicontohkan dalam kasus ‘B.Y’ yang disiarkan media lokal dan belum terverifikasi di youtube bisa dengan mudah dihapus. “Tetapi media mainstream memiliki hubungan kerja sama resmi dengan youtube sehingga tidak dengan mudah diturunkan, sehingga media mainstream ini memiliki kekuatan verifikasi yang kuat tanpa intervensi pihak berwenang untuk asal menurunkan berita," ungkap Tri.

Lebih jauh dijelaskan, multimedia Jurnalistik menurutnya juga memiliki  beberapa keunggulan karena tidak hanya terdiri dari teks, foto dan video tetapi juga tautan ke semua peristiwa. “Media digital juga mampu menampilkan big data atau data besar. Serta media digital memiliki kemampuan terhubung langsung dengan pembaca atau publik. Hal ini jelas berbeda dengan media cetak yang baru bisa mendapat tanggapan keesokan harinya” sambung Tri.

Melalui seminar ini, Tri menyoroti perkembangan jurnalistik di platform multimedia terlebih pada era disrupsi teknologi saat ini.

“Jurnalisme tidak akan mati, justru semakin berkembang di platform multimedia dan media mainstream menurutnya masih paling efektif di tengah banjirnya informasi dunia digital,” ujarnya.

Sementara itu, Rektor Untag Surabaya memberikan apresiasi kepada Warta 17 Agustus dan berharap melalui kegiatan ini generasi muda menjadi agar lebih peka dan bijaksana terhadap isu di masyarakat melalui perkembangan media digital.

“Apalagi sebentar lagi akan ada momen hari pahlawan, harapannya anak muda akan semakin bisa memanfaatkan informasi dengan bijaksana," pungkasnya saat diwawancara. (am/rz)

 



PDF WORD PPT TXT