Developed Direktorat Sistem Informasi

Hubungi Kami di 031-5931800

Detail Berita

Forum Philosophia, Wadah Mahasiswa Berdialektika

Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya menyelenggarakan Grand Launching Forum Philosophia, Kamis (4/7). Kegiatan yang terselenggara di Plaza Proklamator Gedung Graha Wiyata Lt.1 ini bekerjasama dengan UKM Musik serta Prodi Arsitektur Untag Surabaya.

“Kegiatan ini merupakan program Kementerian Sosial, Politik dan Hukum BEM Untag Surabaya. Dengan tema it’s time to renaissance yakni terlahirnya perubahan baru,” terang Agung Wirya Saputra, ketua pelaksana kegiatan saat ditemui disela-sela acara. Hal tersebut, jelasnya, sebagai harapan untuk menuju ke arah pembaruan, melahirkan kembali pemikiran-pemikiran kritis mahasiswa dan menjauhkan dari asumsi yang tidak berlandaskan ilmiah.

Mahasiswa fakultas hukum semester 6 itu melanjutkan, kondisi bangsa Indonesia yang menurutnya mengalami kemunduran dalam hal-hal moralitas dan kebudayaan, serta pembentukan karakter yang baik, juga menjadi landasan adanya forum ini. “Adanya forum-forum sederhana seperti ini dengan menghadirkan pemateri yang cukup mumpuni dan ilmu pengetahuan yang luas, harapannya bermanfaat bagi bangsa. Dari mahasiswa Untag Surabaya untuk bangsa Indonesia,” ujarnya.

Dalam forum philosophia, fokus pembahasan mengacu pada 3 konsep: intelektualitas, wisdom (kebijaksanaan) dan etika yang baik bagi mahasiswa. Agung mengatakan, “forum ini juga fokus terkait dengan etika publik, masyarakat dan budaya. Kami juga tidak ragu-ragu kalau memang dibutuhkan untuk membahas perihal politik dan permasalahan bangsa.”

Hal yang sama juga disampaikan oleh Presiden BEM Untag Surabaya, Agus Supriyanto, “munculnya forum ini menjawab kegelisahan kami sebagai mahasiswa, karena dulu di Untag Surabaya ini sedikit sekali adanya forum-forum diskusi seperti ini baik diorkem maupun UKM.” Ia menjelaskan bahwa forum serupa sudah terlaksana pada 14 April lalu. Namun, dengan nama yang berbeda: Diskusi Kebangsaan. “Dulu masih sedikit peminatnya, kurang lebih sekitar 20an. Akhirnya kami mencoba mengubah konsep kegiatan dengan mengubah nama,” terangnya.

Agus melanjutkan, pelaksanaan forum philosophia ini akan dilaksanakan selama dua kali dalam sebulan. Ia pun berharap agar kedepannya forum philosophia benar-benar menjadi wadah mahasiswa Untag Surabaya untuk bertukar wawasan. “Untag merupakan kampus nasionalis, kampus kebangsaan. Jadi seharusnya mahasiswa didalamnya memiliki jiwa nasionalis yang tinggi serta pemahaman yang luas. Semua itu bisa terasah dalam forum diskusi, dengan berdialektika,” tutupnya. (ua/aep)

Login dengan Username dan password Siakad Anda