logo-untag-surabaya

Developed By Direktorat Sistem Informasi YPTA 1945 Surabaya

logo-untag-surabaya

An Empowering & Networking University

Detail Berita

FEB Untag Surabaya Adakan Lecturer Exchange

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas 17 Agustus 1945 (FEB Untag) Surabaya terus berupaya untuk melakukan internasionalisasi guna mendukung Kampus Merah Putih menuju World Class University. Salah satunya adalah dengan menggelar Lecturer Exchange bertema ‘Organizational Behavior: Its Relevance to Individual Manager’ pada Sabtu, (3/4). Kegiatan yang diadakan secara virtual ini merupakan Kerjasama dengan Faculty of Business and Management Universiti Teknologi Mara, Selangor Malaysia (UiTM). Peserta adalah mahasiswa Magister Manajemen FEB Untag Surabaya.

Dalam sambutannya, Dr. Siti Mujanah, MBA. Ph.D. selaku dosen pengampu Magister Manajemen mengatakan, “Untag Surabaya sudah bekerjasama dengan UiTM sejak 2019 dan sudah beberapa kali melakukan pertukaran dosen. Kami juga rutin mengadakan konferensi bersama.” Dia menyayangkan pandemi Covid-19 menjadikan pelaksanaan kerjasama banyak tertenda. Meski demikian, dosen yang pernah berkesempatan untuk menjadi dosen tamu di UiTM ini berharap, “Semoga kegiatan hari ini bermanfaat karena mahasiswa akan belajar bagaimana manajerial bisa efektif atau sukses, berikut challenge dan opportunity.

Dr. Rohani Mohd yang tampil sebagai pemateri membuka pemaparannya dengan menggambarkan keberagaman dalam organisasi, “Ini adalah orang-orang dengan warna berbeda, menggambarkan perbedaan.” Dia melanjutkan, “Perbedaan tersebut membantu manajer untuk melihat sikap orang berbeda karena mereka punya skill berbeda, untuk membantu organisasi mencapai tujuan.” Menurutnya, kemampuan interpersonal menjadi hal penting bagi manajer untuk bisa meningkatkan kualitas karyawan.

Lebih lanjut dia menjelaskan bahwa aktivitas manajerial bisa efektif dengan komunikasi yang baik dan didukung dengan manajemen SDM dan networking. “Bagaimana seseorang (karyawan) berfikir, merasa, dan bertindak. Inilah yang dikaji,” katanya. Organizational behavior, sebut Rohani, berasal dari disiplin ilmu berbeda seperti Psikologi, Sosiologi, Psikologi Sosial hingga Antropologi. Dia menambahkan, “Begitu juga gaya komunikasi manajer yang juga berperan penting pada retensi karyawan.”

Senior Lecturer UiTM ini menerangkan bahwa di era globalisasi tentu organisasi berubah dan menyebabkan harus beraptasi, termasuk secara kultural. “Dalam hal gender, perempuan semakin banyak yang bekerja karena perempuan bisa multi-tasking. Di luar itu, skill sangat esensial pada efektivitas manajerial,” paparnya. Tak ketinggalan, Rohani mengatakan bahwa penggunaan media sosial menjadi tantangan karena setiap orang bisa mengakses gadget secara bebas. “Seharusnya segala tantangan, termasuk media sosial bisa jadi peluang agar karyawan jadi lebih baik dan tidak memberi kesan buruk. Meningkatkan ethical behaviour pada karyawan juga penting dilakukan oleh manajer,” tutupnya. (um)



PDF WORD PPT TXT