logo-untag-surabaya

Developed By Direktorat Sistem Informasi YPTA 1945 Surabaya

logo-untag-surabaya
logo-untag-surabaya

Detail Berita

Fakultas Vokasi Gelar Workshop Manufaktur untuk Guru SMK

Fakultas Vokasi Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya kembali menggelar Workshop Manufaktur. Bertempat di Laboratorium teknologi manufaktur kegiatan dilaksanakan selama lima hari, Senin sampai dengan Jumat, (22-26/11). 10 peserta yang merupakan guru Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) berasal dari Surabaya, Sidoarjo dan Lumajang. Tak hanya guru, pada periode ini workshop di minggu selanjutnya akan diikuti oleh laboran, sehingga baik guru maupun laboran bisa mengimplementasikan hasil pelatihan ini kepada siswa.

Workshop Manufaktur dibuka dengan sambutan Dekan Fakultas Vokasi - Ir. Gatut Budiono, M.Sc. Dia memaparkan bahwa kegiatan ini dilakukan untuk membagikan keilmuan, keterampilan dan manfaat; terlebih Fakultas Vokasi memiliki fasilitas yang memadai, “Fasilitas kami bisa menghasilakan mahasiswa yang dikirim ke luar negeri dan mereka tidak lagi canggung atau terkendala. Artinya (fasilitas) yang digunakan disana sama dengan yg diajarkan disini.” Menurutnya, kompetensi menjadi hal utama yang harus dimiliki, “Karena pada saat mencari pekerjaan yang dilihat bukan lagi ijazah melainkan kompetensi.”

Selama pelaksanaan pelatihan ini peserta akan didampingi oleh instruktur dari Fakultas Vokasi. disampaikan oleh Praktisi Pendidikan Vokasi (Vocation Development of Career) - Dr. Lilih Dwi Priyanto, M.MT. yang turut hadir dalam pembukaan Workshop Manufaktur, “Selesai pelatihan pun akan didampingi. Jika ada kesulitan akan kami bantu, mau praktek juga dipersilahkan.” Fakultas Vokasi Untag Surabaya sendiri terus berupaya menyiapkan bekal untuk calon pekerja, akan  lebih baik lagi jika kuliah sambil bekerja.

Senada dengan hal tersebut, Fakultas Vokasi Untag Surabaya juga dipercaya untuk mendampingi 4 SMK di Tuban, Gresik, Jember dan Banyuwangi untuk peningkatan program SMK Unggulan. “Hal ini dilakukan sebagai suatu bentuk keperdulian Fakultas Vokasi terhadap teman-teman di SMK karena mereka masih sulit bekerja dengan industri. Masalah skill dalam pelaksanaan praktek di sekolah masih memerlukan tambahan,” kata Gatut.

“Untuk itu kita di vokasi yang lebih berpengalaman untuk melakukan training, kita diberikan kepercayaan oleh Dirjen Vokasi (Kemendikbudristek RI) untuk melakukan training pada siswa SMK selama tiga bulan agar setelah lulus bisa langsung bekerja,” lanjut Gatut. Menurutnya kekurangan dari pembelajaran ini bisa ditutup dengan adanya pelatihan, sehingga ilmu selama pelatihan yang sudah didapatkan bisa diimplementasikan kepada siswa.

Pada kesempatan yang sama, Koordinator Workshop Manufaktur - Drs. A. Pramuji, M.Pd. mengatakan, “Kegiatan ini gunanya untuk menyiapkan para guru SMK. Ilmu yang didapatkan bisa diterapkan pada anak didik mereka, bisa buat jaringan agar guru SMK ini support dan menggiring siswanya masuk ke Vokasi terlebih Fakultas Vokasi Untag Surabaya. Harapannya mereka bisa menjadi generasi penerus yang dapat diandalkan.” (oy/um)



PDF WORD PPT TXT