Developed Direktorat Sistem Informasi

Hubungi Kami di 031-5931800

Detail Berita

Dosen Dituntut Mampu Memberikan Pembelajaran Daring Lebih Kreatif dan Menyenangkan

Bekerjasama dengan Direktorat Sistem Informasi (DSI) Yayasan Perguruan 17 Agustus 1945 (YPTA) Surabaya, Untag Surabaya menggelar Webinar selama dua hari, Sabtu-Minggu (11-12/4). Seminar ini mengambil tema “Mudah Membuat Konten Kreatif SPADA dengan Platform Elitag.” Meski bekerja dari rumah atau Work from Home, dosen-dosen di lingkungan Untag Surabaya tetap bisa meng-update keilmuan untuk bisa menjadikan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) lebih kreatif dan menyenangkan.

Setelah melaksanakan Evaluasi Tengah Semester (ETS), Rektor Untag Surabaya, Dr. Mulyanto Nugroho, MM., CMA., CPA., menghimbau seluruh dosen untuk menggunakan elitag sebagai platform utama dalam melakukan pembelajaran daring. Untag Surabaya juga memperpanjang masa pelaksanaan PJJ hingga satu semester. Dalam hal ini, adalah tantangan dosen untuk bisa memberikan pembelajaran daring secara optimal. Meski tak bisa dipungkiri, penguasaan teknologi menjadi salah satu hal yang dibutuhkan didalamnya.

DSI sebagai pengelola teknologi informasi dibawah naungan YPTA Surabaya mendukung kebijakan tersebut dengan menghadirkan narasumber yang kompeten dibidangnya, Dr. Ir. Hj. Endang Setyati, MT. “Selama dua hari ini kami memberikan seminar agar dosen lebih kreatif melaksanakan PJJ,” terang Direktur Sistem Informasi, Supangat, M.Kom., ITIL., COBIT. Di hari pertama, peserta webinar mendapat materi Guide to Working from Home, Virtual Classroom, Distance Learning, dan tips membuat konten kreatif.

Kemudian di hari kedua, peserta melakukan praktik secara langsung dipandu oleh tim DSI Surabaya, Ika Lestari, S.Kom., MOS., MTA dan M. Bagus Setyo B, S.Kom., M.Kom. “Membuat konten kreatif tidak melulu harus paham Corel atau Photoshop. Melalui powerpoint (ppt) juga sudah bisa digunakan membuat video, sehingga pembelajaran jadi lebih interaktif,” jelas Supangat. Agar lebih memudahkan, DSI juga menyediakan konten kreatif berjumlah kurang lebih 100 template yang bisa digunakan. Hanya tinggal mengganti konten, judul atau nama yang sesuai dengan mata kuliah yang sedang diampu.

Dosen Program Studi Teknik Informatika itu juga menambahkan, “PJJ tidak harus teleconference setiap pertemuan, tapi bisa menggunakan visual gambar, video atau teks. Tinggal bagaimana mengatur kontennya.” Pasca webinar, seluruh peserta akan di follow-up dengan harapan seluruh materi seminar sudah mampu dipahami secara baik. Outputnya, dosen mampu melakukan PJJ sekreatif mungkin, jauh lebih menarik dan tidak membosankan. (ua)

Login dengan Username dan password Siakad Anda