Developed Direktorat Sistem Informasi

Hubungi Kami di 031-5931800

Detail Berita

BKUI melalui U-BIC Hadirkan JD.ID dalam Workshop E-Commerce

Bagian Kerjasama dan Urusan Internasional Universitas 17 Agustus 1945 (UNTAG) Surabaya melalui UNTAG Business Incubator (U-BIC) mengadakan Workshop E-Commerce. U-BIC merupakan sebuah pusat konsultasi kewirausahaan yang memiliki program untuk memberikan motivasi pada mahasiswa yang berminat untuk berwirausaha. Mahasiswa calon wirausaha bisa berkonsultasi dengan tim U-BIC terkait perizinan dan permodalan serta akan dihubungkan dengan distributor. Workshop pada Selasa, (23/4) ini menghadirkan narasumber dari JD.ID Direct Selling, yaitu sebuah perusahaan e-commerce yang bergerak di berbagai produk dengan berbagai costumer atau partner dan member referral, serta berlaku cashback yang bisa diterima. Bertempat di Ruang I201-202 Gedung Pascasarjana lantai 2, peserta adalah mahasiswa dari lintas fakultas dan program studi. Tampil sebagai pemateri, Marlina Chairul Tjhoea, S.Si., Apt. Founder JD.ID Direct Selling dan Vice President PT. Persada Gemilang Jaya ini telah mempunyai jaringan bersama 41.000 orang, dengan omset 45 miliar rupiah setiap bulannya. Menurutnya, kesuksesan tidak hanya dengan hardskill, “Itu hanya 20%, karena 80% penentu kesuksesan adalah soft skill. Artinya kita harus novatif, kreatif, jujur, disiplin, komitmen dan networking. Kemampuan komunikasi juga penting karena kita membangun hubungan dengan orang lain melalui komunikasi.” Marlina membagikan rahasia untuk membangun jaringan, “Kita harus menjadi pribadi yang mudah bergaul. Caranya adalah dengan membaca buku motivasi, menonton video serta menghadiri pertemuan bisnis/motivasi untuk mengembangkan kepribadian.” Menurut Marlina sebagai wirausaha harus mau follow up dengan costumer, “Jadi ketika sudah selesai transaksi jangan lepaskan costumer. Jadikan dia untuk memperbesar jaringan usaha kita. Semakin besar jaringan maka omset pun semakin besar.” Bersama dengan Joko Widianto-Marketer and Recruiter JD.ID Direct Selling, Marlina memotivasi para peserta agar tidak cepat menyerah, semua butuh proses. “Mas Joko saja berawal dari kurir. Berkat kesabarannya, saat ini dia telah mendapatkan omset 1 miliar rupiah per bulan. Intinya sabar dan pantang menyerah. Karena menyerah itu menutup pintu kesuksesan sendiri,” tutup Marlina. (um/aep)

Login dengan Username dan password Siakad Anda