logo-untag-surabaya

Developed By Direktorat Sistem Informasi YPTA 1945 Surabaya

logo-untag-surabaya
logo-untag-surabaya

Detail Berita

Bahas Start Up, BEM Untag Surabaya Hadirkan Pakar

Seiring perkembangan zaman, persaingan dunia industri semakin beragam. Saat ini, startup kian diminati dengan persaingan yang cukup tinggi. Menjawab fenomena tersebut, Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas 17 Agustus Surabaya (BEM Untag) Surabaya menggelar Webinar Start-Up pada Sabtu, (26/6). Tak kurang dari 350 mahasiswa hadir dalam webinar. Dengan tema ‘The Power and Spirit Startup Bisnis For Youth 2021’, webinar dibuka langsung oleh Wakil Rektor 3 Untag Surabaya, Dr. Ir. Muaffaq A. Jani, M.Eng.

Startup menjadi bisnis yang memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi. Saat ini semakin banyak digeluti anak muda, misalnya Go-jek yang dulu dirintis Nadiem,” kata Muaffaq dalam sambutannya. Menurutnya, pandemi merupakan waktu yang tepat untuk mempelajari startup, “Meski ada kesulitan pembelajaran tatap muka, tapi teknologi akan menunjang dan kreativitas mahasiswa tidak mati di jalan.” Dia menambahkan, “Memang akan kesulitan memulai, namun setelah mulai maka akan concern bagaimana mempertahankan. Jadi setelah lulus kuliah tidak terbebani dengan mencari pekerjaan.”

Senada dengan Muaffaq, Konsultan Teknologi dan Start Up - Arief Budiono, ST., MM. yang tampil sebagai pemateri pertama memaparkan, “Di masa pandemi kita harus aware terhadap teknologi informasi dan menggunakannya, meski jadi tantangan tersendiri terutama di daerah.” Konsep startup, lanjut Arief, berawal dari sebuah permasalahan, “Dari ide bisnis, dikonsep jadi harus paham betul ide seperti apa. Produk harus diperbaiki terus menerus berdasarkan masukan dari pengguna.” Kepada para peserta, Staf Ahli Pemerintah Kota Surabaya ini berpesan, “Sebagai wirausaha maka harus percaya diri dan berorientasi pada tugas, mau mengambil resiko, kreatif menghasilkan inovasi.”

Pada kesempatan yang sama, Ketua Bidang 2 PPIK Untag Surabaya-Anang Pramono, S.Kom., MM. tampil sebagai pemateri. Dia menerangkan, “Kita harus mempersiapkan ide startup dan disampaikan pada orang lain. Harapannya agar orang tertarik dan mau menggunakan aplikasi kita. Di akhir, orang mau mengeluarkan dana untuk memberikan funding pada startup kita.” CEO PT. AP Global Solusindo ini pun menyoroti pentingnya pitch deck. “Memahami pitch deck penting agar kita paham bagaimana membangun pitch deck yang menarik investasi,” tegasnya. Dia melanjutkan, “Di perkuliahan sudah diberikan tugas bisnis konvensional. Walau beda dengan startup, itu perlu keseriusan.”

Ketua Pelaksana Webinar - Achmad Bayu Syamsudin mengatakan bahwa webinar digelar guna menambah pengetahuan mahasiswa di bidang startup, “Jadi mulai punya gambaran bagaimana untuk memulai berwirausaha dari usia muda.” Apalagi di era modern dihadapkan kemajuan teknologi. “Startup ini bisa menjadi solusi pemuda dan mahasiswa hari ini,” sebutnya. Achmad menyebutkan, webinar tersebut akan digelar berkelanjutan melalui pelaksanaan pelatihan atau coaching clinic terkait startup. (um)

 



PDF WORD PPT TXT