Developed Direktorat Sistem Informasi

Hubungi Kami di 031-5931800

Detail Berita

Alumni Bagikan Bantuan Sosial untuk Mahasiswa, Warga dan Ojek Online

Jumat (15/5), Ikatan Keluarga Besar Alumni (IKBA) Untag Surabaya membagikan 300 bantuan sosial berupa paket sembako dan masker kepada warga sekitar, ojek online, karyawan golongan 1 juga mahasiswa Untag Surabaya yang terdampak COVID-19. Pandemi COVID-19 yang cukup berdampak pada perekonomian masyarakat membuat alumni Untag Surabaya lintas jurusan maupun angkatan tergerak untuk membantu.

“Alhamdulillah ini merupakan kegiatan luar biasa yang dilakukan oleh alumni sebagai bentuk kepedulian,” ujar Rektor Untag Surabaya, Dr. Mulyanto Nugroho, MM., CMA., CPA. Olehnya, Rektor mengapresiasi kegiatan kemanusiaan ini. “Saya berterimakasih kepada alumni yang care pada almamaternya,” imbuh Nugroho.

Diakui oleh Nugroho, kegiatan serupa sudah kesekian kalinya dilakukan oleh Untag Surabaya. Sebelumnya, program studi Teknik Mesin melakukan aksi kemanusiaan berupa bantuan sosial yang dibagikan pada 4 lokasi sekaligus. Kesemuanya berada diluar Surabaya, yakni Madura, Pasuruan, Pandaan dan Jombang. Sementara itu, mahasiswa melalui organisasi kemahasiswaan masing-masing juga berlomba-lomba melakukan pembagian bantuan sosial. “Mulai minggu yang lalu, kita melakukan bantuan sosial dengan berbagai kalangan penerima. Ini merupakan sinergi kita semua,” tutur Nugroho.

Selain pembagian bantuan sosial, IKBA Untag Surabaya juga menyerahkan 4 buah wastafel portabel. Agar lebih higienis dan praktis, wastafel di desain agar pengguna tidak perlu menyentuh keran air maupun wadah sabun untuk mencuci tangan. Pengguna hanya perlu menginjak pedal yang terhubung pada keran air dan juga sabun. 4 buah wastafel ini nantinya diletakkan pada tempat-tempat strategis di Untag Surabaya, salah satunya masjid dan tempat pendaftaran mahasiswa baru. “Ini merupakan hasil desain dari alumnus prodi arsitek,” papar Tommy Wibowo, koordinator acara.

“Saya merasa terbantu, apalagi ekonomi keluarga saya juga kurang,” tutur Elsa, salah satu mahasiswa penerima bantuan sosial. Hal yang sama juga disampaikan oleh Dodik, salah satu petugas kebersihan di lingkungan Untag Surabaya. “Terimakasih banyak kepada Untag Surabaya, ini sangat membantu sekali,” ujarnya. Sejak diberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dirinya mengaku tidak bisa pulang ke kampung halamannya di Nganjuk, Jawa Timur. “Harapannya sih semoga pandemi ini cepat selesai sehingga bisa beraktivitas kembali,” katanya. (ua)

Login dengan Username dan password Siakad Anda