Developed Direktorat Sistem Informasi

Hubungi Kami di 031-5931800

Detail Berita

14 Mahasiswa UNTAG Surabaya Lolos Seleksi PMMB

Universitas 17 Agustus 1945 (UNTAG) Surabaya kembali mengirimkan mahasiswa terbaiknya dalam Program Magang Mahasiswa Bersertifikasi (PMMB) dengan mengirimkan 14 mahasiswa. Saat melepas para mahasiswa peserta PPMB, Selasa, (11/2) Rektor UNTAG Surabaya-Dr. Mulyanto Nugroho, MM., CMA., CPA. mengaku senang. Pasalnya jumlah mahasiswa yang lolos seleksi meningkat. “Tahun lalu saya sempat merasa iri pada kampus lain yang mengirimkan banyak mahasiswa. Kenapa dia banyak, kita tidak? Alhamdulillah tahun ini jumlahnya meningkat.” Dia meminta seluruh peserta PPMB untuk bangga akan almamater dan tidak berkecil hati dengan potensi yang dimiliki.

Keikutsertaan mahasiswa UNTAG Surabaya dalam program ini juga merespon Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Nomor 3 Tahun 2020. “Sebelumnya masih terbentur kendala administratif karena mahasiswa harus cuti. Dengan kebijakan Mendikbud ini maka program SKS tak lagi hanya berbentuk belajar di kelas melainkan juga magang, pertukaran pelajar, wirausaha, riset, studi independen maupun kegiatan mengajar di daerah terpencil,” kata Nugroho. Nantinya, kebijakan ini akan diimplementasikan mulai tahun akademik baru yakni pada Agustus 2020.

Hal senada disampaikan oleh Wakil Rektor 3-Dr. Ir. Muaffaq A. Jani, M.Eng, “Tawaran magang di BUMN sering tidak terlaksana karena mahasiswa tidak mau dianggap cuti. Padahal di kampus lain secara administrasi mahasiswa dianggap lulus mata kuliah ketika magang. Saat ini kita akan memberlakukan konversi dan akan diatur program studi.” Dia berharap dengan konversi ini mahasiswa dapat mengikuti serangkaian magang dengan baik, “Ini pengalaman mahal karena harus bersaing dengan yang lain. Harapannya teman-teman dapat bersungguh-sungguh dan berkontribusi penuh.”

Pada kesempatan yang sama Kepala Career and Counseling Center-Rahma Kusumandari, M.Psi., Psikolog. memaparkan, “Pada tahun ini ada 14 mahasiswa UNTAG Surabaya yang lolos seleksi. Ini adalah peluang emas, jadi teman-teman tidak boleh mundur. Diharapkan dengan pengalaman ini bisa menigkatkan daya serap lulusan, sehingga menurunkan masa tunggu lulusan.” Dia berpesan, “Cerminan akreditasi A bukan hanya dosen dan staf tapi juga mahasiswa. Bagi anda yang magang sambil kuliah malam, harus seimbang baik kuliah maupun magang. Keduanya penting.”

Lustiyowati, salah satu mahasiswa yang lolos PMMB menuturkan, “Pastinya senang ya, karena pengalaman pertama untuk bekerja. Saya mengikuti program magang ini untuk mencari pengalaman yang penting manfaat. Sebelumnya ada seleksi berkas yang ditentukan oleh penyelenggara.” Mahasiswi Ekonomi Pembangunan ini akan memulai program PMMB pada bulan Maret 2020 dan akan ditempatkan  di Pegadaian Pusat Dinoyo bersama Nyongki Pandalani (Ilmu Komunikasi).

Adapun 12 mahasiswa lainnya adalah Sih Fandi Arianto (Teknik Mesin) dengan penempatan di Pelindo III, Hisnu Yunji (Teknik Mesin) dengan penempatan di PT. Rajawali Nusantara Industri, serta Muhadjir Maulana (Teknik Mesin) dan Kridho Ihza Putra (Teknik Mesin) dengan penempatan di PT. Inka. Adapun PT. Pal akan ditempati oleh Denis Ariyana (Administrasi Publik) serta 3 mahasiswa Teknik Industri, yakni: Nur Fitriya Rokhmani, Muhammad Qoharrudin dan Iham Ridho. Pun Rina Amelia Puspita dan Nur Qomariya dari Administrasi Publik yang akan ditempatkan di PT. PGN. (um)

Login dengan Username dan password Siakad Anda