Selasa, 21 - 11 - 2017
07:37:03

Komite Etik

        Dalam Kode Etik Dosen dan Kode Etik Tenaga Kependidikan lembaga yang berperan menangani penegakan kode etik Dosen dan Tenaga Kependidikan adalah KOMITE ETIK. Dalam pasal 23 Kode Etik Dosen dan Pasal 10 Kode Etik Tenaga Kependidikan ketentuan mengenai susunan dan keanggotaan Komite Etik ditetapkan oleh Rektor atas pertimbangan Senat Akademik Universitas untuk masa jabatan empat tahun dan dapat diangkat kembali untuk satu kali masa jabatan.

Berdasarkan Surat Keputusan Rektor No. 135/SK/R/VI/2013 tentang Pengangkatan Komite Etik Untag Surabaya masa bhakti 2013-2017 dengan susunan:

Ketua         : Prof. Dr. H.M. As’ad Djalali, S.U.

Anggota     :  Prof. Dr. H. Agus Sukristyanto, M.S.

                   Prof. Dr. Wateno Oetomo, M.T., M.M.

                   Dr. Otto Yudianto, M.Hum.

                   Dr. Ida Ayu Brahma Ratih, M.M.

                   Dr. Tri Pramesti, M.S.

                   Dra. Adnani Budi Utami, M.S.

Tugas Komite Etik Untag Surabaya adalah:

A. Dalam Penegakan Kode Etik Dosen:

  1. Menerima dan  memproses pengaduan pelanggaran Kode Etik Dosen;
  2. Mengumpulkan bukti-bukti dan melakukan klarifikasi kepada Dosen yang diduga melakukan pelanggaran Kode Etik Dosen;
  3. Merekomendasikan kepada Rektor:
    • Rehabilitasi bagi Dosen yang tidak terbukti melakukan pelanggaran Kode Etik.
    • Pengenaan sanksi bagi Dosen yang terbukti melakukan pelanggaran Kode Etik.

B. Dalam penegakan Kode Etik Tenaga Kependidikan:

  1. Menerima dan memproses pengaduan Tenaga Kependidikan yang diduga melakukan pelanggaran Kode Etik;
  2. Mengumpulkan bukti-bukti dan melakukan klarifikasi kepada Tenaga Kependidikan yang diduga melakukan pelanggaran Kode Etik;
  3. Merekomendasikan kepada Rektor:
    • Rehabilitasi bagi Tenaga kependidikan yang tidak terbukti melakukan pelanggaran Kode Etik.
    • Pengenaan sanksi bagi Tenaga Kependidikan yang terbukti melakukan pelanggaran Kode Etik.

C. Dalam penegakan Kode Etik Mahasiswa:

1. Menerima dan memproses pengaduan mahasiswa yang diduga melakukan pelanggaran Kode Etik;

2. Mengumpulkan bukti-bukti dan melakukan klarifikasi kepada mahasiswa yang diduga melakukan pelanggaran Kode Etik;

  1. Merekomendasikan kepada Rektor:
    • Rehabilitasi bagi Mahasiswa yang tidak terbukti melakukan pelanggaran Kode Etik.
    • Pengenaan sanksi bagi Mahasiswa yang terbukti melakukan pelanggaran Kode Etik.
A A A
Menu Lainnya