English  Indonesian

Welcome to University Of 17 Agustus 1945 Surabaya

Mobile Version

Gandeng Perhumas Surabaya dan PWI Jatim, Prodi Ilmu Komunikasi Tekankan Pentingnya Media Relations


Senin, 29 Oktober 2018 - 12:28:27 WIB

Diposting oleh : Admin
Kategori: Untagtual - Dibaca: 210 kali


Program Studi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas 17 Agustus 1945 (FISIP UNTAG) Surabaya mengadakan kuliah umum pada Kamis, (25/10) di Meeting Room Gedung Graha Wiyata lt. 1. Kuliah umum ini merupakan kerjasama dengan Perhimpunan Hubungan Masyarakat (Perhumas) Surabaya dan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Timur. Dengan tema Be Honest with the Media so the Media Will Be Nice to You, kuliah umum ini merupakan rangkaian dari Perhumas Surabaya Goes to Campus. Kuliah umum dibuka oleh Dekan FISIP UNTAG Surabaya-Dr. Endro Tjahjono, MM. Beliau menyambut baik kerjasama di bidang pendidikan. “Saya menganggap tema ini penting karena ini adalah tanggung jawab perguruan tinggi bersama asosiasi dan insan media untuk mendidik masyarakat agar memperoleh informasi yang berkualitas, bermanfaaat, dan menumbuhkan jiwa nasionalis”, kata Endro dalam sambutannya. Dia berharap kerjasama dapat dikembangkan lebih variatif demi pengembangan ilmu pengetahuan melalui kegiatan yang berkualitas dan bermutu di waktu yang akan datang.

Tampil sebagai pemateri Vinda Maya Setianingrum, S.Sos., MA.-Perhumas Surabaya. Vinda telah berkiprah selama 3 tahun dalam bidang Hubungan Masyarakat (Humas). Ia sekarang menjabat sebagai Humas Universitas Negeri Surabaya (UNESA). Menurut Vinda Humas merupakan corong informasi pertama sebuah institusi kepada masyarakat. Humas harus menjalin relasi dengan media agar program atau informasi dapat tersosialisasi kepada masyarakat.

Perencanaan program yang matang dari Humas harus berdasarkan fakta di lapangan. Selain perencanaan program, Humas juga di tuntut untuk sigap dalam dari krisis, baik krisis biasa (tidak sampai diblow up ke media) maupun krisis akut (sampai menyeruak ke media). Di sinilah peran Humas untuk menyampaikan klarifikasi. “Hubungan antara instansi dan media adalah simbiosis mutualisme. Publisitas berbeda dengan advetorial, karena tidak berbayar. Kegiatan kita pun harus menarik media. Hal sederhana yang bisa kita lakukan adalah mengirimkan ucapan atau mengirim kue ketika ulang tahun media,” terang Vinda.

Pada kesempatan yang sama Drs. Eko Pamuji, M.I.Kom.-Sekretaris PWI Jatim turut menjadi pemateri. Menurut Eko media massa berkembang pesat, terutama media cyber yang perkembangannya sangat luar biasa. Inti dari media adalah menyentuh khalayak. Media yang baik untuk Humas adalah yang sesuai dengan kebutuhan, karena setiap Humas mempunyai kebutuhan yang berbeda dan segmentasi audiens yang berbeda. Senada dengan Vinda, menurut Eko dalam menghadapi krisis sebuah instansi harus jujur kepada media. “Hal ini mengingat media memegang peranan penting dalam membentuk citra karena media bisa mengangkat maupun menjatuhkan citra. Humas bisa menciptakan isu, sesuatu yang tidak ada menjadi ada serta menjalin hubungan yang harmonis antara institusi dengan media,” tukasnya. (um/aep)



Terkait


0 Komentar :


Isi Komentar :


umraniye escort
bodrum escort
sirinevler escort avcilar escort halkali escort sirinevler escort bakirkoy escort istanbul escort sirinevler escort atakoy escort beylikduzu escort istanbul escort beylikduzu escort
porno porno
izmir escort
erotik film izle
mobilepornxtube mobile18porn mobilefuckporn mobilexxxsexporn