English  Indonesian

Welcome to University Of 17 Agustus 1945 Surabaya

Mobile Version

ENTASKAN BUTA HIJAIYAH MELALUI APLIKASI


Senin, 02 Juli 2018 - 17:30:42 WIB

Diposting oleh : Admin
Kategori: Untagtual - Dibaca: 173 kali


Kelompok Kuliah Kerja Nyata (KKN) Non Reguler Gresik 4 Desa Glindah meluncurkan aplikasi berbasis android yang diberi nama Glindah Hijaiyah di Balai Desa Glindah, Kecamatan Kedamean, Kabupaten Gresik. “Aplikasi ini diciptakan untuk mengentaskan buta hijaiyah dan membantu para orang tua di Desa Glindah dalam mengajar mengaji secara praktis. Jadi bisa digunakan oleh semua pengguna android, karena dapat diunduh secara gratis di google playstore,” terang Citra Dwi Hartinah selaku Ketua Divisi Pendidikan dan Kesehatan KKN Non Reguler Desa Glindah menjelaskan. Minggu, (3/6).

“Aplikasi ini dibuat selama 2 minggu mulai dari proses programming, desain hingga testing. Saya bersama teman saya, Arif membuat aplikasi ini dengan dibantu teman-teman Divisi Pendidikan dan Kesehatan dalam hal konten untuk aplikasi,” kata Amir Thoham yang selaku kreator aplikasi Glindah Hijaiyah dari Divisi Teknologi Tepat Guna. Pada kesempatan yang sama, Amir menjelaskan bahwa aplikasi ini dapat diakses tanpa koneksi internet dan dilengkapi dengan fitur suara yang bisa diputar secara berulang-ulang sehingga memudahkan pengguna dalam belajar makhorijul huruf.

Aplikasi ini hanya bisa di akses melalui ponsel yang berbasis android, tapi tidak semua warga Glindah memiliki ponsel yang berbasis android. Namun, Warga Desa Glindah antusias mengikuti peluncuran Glindah Hijaiyah, “Anak-anak sekarang sudah maju. Aplikasi berbasis android ini sangatlah bagus agar anak-anak tidak selalu main game ketika menggunakan android. Apalagi tanpa harus online dan memakai kuota,” tutur Warsi salah satu orang tua siswa di wilayah Desa Glindah. Program aplikasi ini juga mendapatkan penilaian yang baik dari Kepala Desa Glindah, Sutri, Amd. Kep., karena aplikasi ini dapat digunakan dan bermanfaat untuk semua kalangan. “Saya dan para orang tua sangat bangga dengan kehadiran aplikasi ini, tentu menjadi sejarah baru aplikasi edukasi berbasis android di desa ini,” katanya. (Um)



Terkait


0 Komentar :


Isi Komentar :