English  Indonesian

Welcome to University Of 17 Agustus 1945 Surabaya

Mobile Version

KURANGI LIMBAH PLASTIK DI DESA LAMPAH MELALUI PENYULUHAN KEWIRAUSAHAAN


Rabu, 06 Juni 2018 - 15:23:07 WIB

Diposting oleh : Admin
Kategori: Untagtual - Dibaca: 233 kali


Divisi Kewirausahaan Kelompok Kuliah Kerja Nyata (KKN) Non-Reguler Desa Lampah mengadakan Penyuluhan mengenai Membangun Jiwa Kewirausahaan di Balai Dusun Kasiyan, Desa Lampah, Kecamatan Kedamean, Kabupaten Gresik pada Minggu, (20/5). Para peserta yang merupakan anggota Karang Taruna dari 7 dusun di Desa Lampah diajarkan bagaimana memilah dan memanfaatkan limbah sampah plastik untuk menghasilkan rupiah di kalangan remaja. “Kami melihat banyaknya sampah plastik di Desa Lampah yang tidak dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar. Sampah yang di buang tidak pada tempatnya sehingga menambah kesan kumuh di Desa Lampah,” tandas Khoirul Arif selaku Ketua Kelompok KKN Non-Reguler Desa Lampah.

Pada penyuluhan kali ini mendatangkan Narasumber Purwanto S.Pd., lulusan Universitas Muhammadiyah Surabaya dan Koordinator LESS Foundation tahun 2016 yang sering mendapat penghargaan, salah satunya penghargaan PHBD DIKTI (Penerima Hibah Bina Desa) tahun 2014 dengan programnya tentang Bank Sampah di daerah Sutorejo Surabaya. Program penyuluhan ini berkesinambungan dengan visi Kepala Desa Lampah yang diharapkan mampu menjadikan Desa Lampah bersih dari sampah dan dapat melakukan pemilahan sampah sehingga bisa menghasilkan uang atau yang bermanfaat terutama untuk Karang Taruna Desa Lampah. “Tujuan kami adalah mengurangi tingkat kenakalan remaja di Desa Lampah dan lebih mengaktifkan lagi karang taruna, karena selama ini karang taruna kurang begitu aktif. Disamping itu, kami ingin membentuk suatu badan kewirausahaan di Desa Lampah semacam UMKM,” kata Khoirul.

Program ini diterima dan mendapat dukungan yang positif dari warga setempat dan berharap agar Karang Taruna dapat selalu dibina sehingga terbentuknya bank sampah, antusias yang tinggi dan menginginkan adanya studi banding ke bank sampah di daerah Sutorejo. “Mereka juga menginginkan adanya program untuk memanfaatkan sampah organik agar dijadikan pupuk kompos ataupun biogas,” ujar Khoirul. Usai kegiatan penyuluhan kemarin kita juga mengadakan buka bersama dengan Karang Taruna Desa Lampah guna terjalin silahturahmi. Khoirul menandaskan, “Meraka (Karang Taruna Desa Lampah) sangat mensupport Kelompok KKN Non-Reguler Desa Lampah. Lebih enakan dengan teman-teman UNTAG Surabaya daripada dengan KKN perguruan tinggi lain.” (Um)



Terkait


6 Komentar :


Isi Komentar :


umraniye escort
bodrum escort
sirinevler escort avcilar escort halkali escort sirinevler escort bakirkoy escort istanbul escort sirinevler escort atakoy escort beylikduzu escort istanbul escort beylikduzu escort
porno porno
izmir escort
erotik film izle
mobilepornxtube mobile18porn mobilefuckporn mobilexxxsexporn