English  Indonesian

Welcome to University Of 17 Agustus 1945 Surabaya

Mobile Version

PRINSIP PENGATURAN PERSAINGAN USAHA RITEL TRADISIONAL DENGAN RITEL MODERN DALAM PERSPEKTIF HUKUM PERSAINGAN USAHA


Jumat, 25 Mei 2018 - 14:07:14 WIB

Diposting oleh : Admin
Kategori: Untagtual - Dibaca: 204 kali


Abdullah Taufik, SH., MH., resmi menyandang gelar Doktor bidang Ilmu Hukum dari program studi Doktor Ilmu Hukum Fakultas Hukum UNTAG Surabaya, setelah mengikuti Ujian Terbuka pada (24/5). Disertasi “Prinsip Pengaturan Persaingan Usaha Ritel Tradisional Dengan Ritel Modern dalam Perspektif Hukum Persaingan Usaha” mengantarkannya mendapat nilai Sangat Memuaskan. Ujian yang bertempat di Meeting Room, Gedung Graha Wiyata lantai 1, Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya tersebut dipimpin langsung oleh Prof. Dr. L. Budi Kagramanto, SH, MH, MM.

Abdullah Taufik mengungkapkan latar belakang disertasinya berawal dari ketentuan tentang penataan dan pembinaan pasar tradisional, pusat perbelanjaan dan toko modern yang tertuang dalam Peraturan Presiden Nomor 112 tahun 2007. Dimana Pedoman Penataan dan Pembinaan Pasar Tradisional, Pusat Perbelanjaan dan Toko Modern belum mengatur secara tegas mengenai zonasi dan toko modern berupa minimarket. “Dengan demikian, minimarket yang memiliki daya saing yang tinggi akan memiliki market power, sehingga menjadi ancaman bagi keberadaan ritel tradisional di sekitarnya,” terang Abdullah Taufik.

Dalam pembahasannya, Abdullah Taufik menemukan beberapa kesimpulan bahwa penentuan zonasi antara ritel tradisional dengan ritel modern hendaknya memperhatikan pada tujuan hukum yaitu keadilan hukum, dan kepastian hukum serta kemanfaatan hukum. Selain itu juga terdapat dasar filosofi penentuan zonasi antara ritel tradisional dengan ritel modern yang berdasarkan pada kepentingan umum, kepentingan semua pihak, peningkatan kesejahteraan dan asas manfaat. Kebijakan pemerintah juga ikut andil dalam permasalahan penataan waralaba minimarket dimana tidak serasi dengan prinsip-prinsip hukum persaingan.

Berdasarkan hasil penelitiannya tersebut, Abdullah Taufik menyarankan pemerintah daerah agar lebih meningkatkan pengawasan dan pelaksanaan Peraturan Daerah (Perda) yang mengatur tentang zonasi ritel modern dengan ritel tradisional. Saran lainnya adalah perlunya tinjauan ulang terhadap kebijakan waralaba minimarket agar selaras dengan hukum persaingan usaha serta kajian mendalam mengenai pengaturan zonasi. (ua/mu2)



Terkait


0 Komentar :


Isi Komentar :


sirinevler escort avcilar escort halkali escort sirinevler escort bakirkoy escort istanbul escort sirinevler escort atakoy escort beylikduzu escort istanbul escort beylikduzu escort
istanbul escort beylikduzu escort istanbul escort halkali escort etiler escort beylikduzu escort sisli escort sirinevler escort istanbul escort sirinevler escort esenyurt escort sirinevler escort sirinevler escort avcilar escort istanbul escort beylikduzu escort bakirkoy escort beylikduzu escort atakoy escort avcilar escort sirinevler escort findikzade escort porno porna brazzers porno turk pornosu porno izle hd porno
mobilepornxtube mobile18porn mobilefuckporn mobilexxxsexporn
izmir escort
escort kars escort kibris
porno porno
paykasa bozdurma
erotik film
umraniye escort